319 Views

5 Kebiasaan Membaca di Jepang yang Wajib dicontoh

Menumbuhkan Minat baca dapat dilakukan dengan cara melihat kebiasaan membaca yang baik yang dilakukan oleh Negara lain. Hal ini akan membuat kita semakin tahu bagaimana cara Negara lain dapat menjadi maju dan kita dapat “mencuri” ilmu tersebut untuk menjadi bangsa yang lebih baik. Salah satu Negara maju yang memiliki kebiasaan membaca yang sangat baik adalah Jepang.

Jepang memiliki kebiasaan-kebiasaan membaca yang mungkin belum pernah kita dengar sebelumnya. Nah, jika Anda penasaran, berikut ini ulasannya:

1. Kebiasaan Membaca di Transportasi Umum

kebiasaan membaca di jepang

Di Negara Indonesia mungkin Anda akan lebih sering melihat orang sibuk dengan ponsel atau smartphone mereka ketika sedang berada diatas transportasi umum. Jika anda berkesempatan datang ke Jepang, Anda akan disuguhi pemandangan yang berbeda.

Anda akan lebih sering melihat bahwa kebanyakan warga Jepang lebih senang mengusir rasa bosan mereka di atas transportasi umum dengan cara membaca, baik itu membaca komik atau buku bacaan yang lainnya.

2. Tachiyomi

tachiyomi

Minat baca Jepang yang tinggi dapat dilihat dari budaya “Tachiyomi” yang mereka miliki. Apa itu Tachiyomi? Tachiyomi adalah sebuah kegiatan membaca gratisan yang dilakukan sambil berdiri ketika sedang berada di toko buku. Banyak toko buku di Jepang yang menyediakan buku baru yang memang sengaja dibuka plastik segelnya, sehingga banyak orang yang dapat melakukan kegiatan tachiyomi ini.

Penjual toko buku pun tidak merasa rugi dan membiarkan orang-orang melakukan kegiatan tersebut. Hal ini karena banyak penjual toko buku yang beranggapan bahwa ketika semakin banyak orang yang melakukan Tachiyomi ini, maka akan semakin besar pula kemungkinan orang-orang tersebut membeli buku yang dibaca pada keesokan harinya atau pada hari yang lainnya.

3. Membaca 10 Menit Setiap Hari di Sekolah.

Pelajar di Jepang pun memiliki Minat baca yang tinggi. Salah satu hal yang menyebabkannya adalah karena adanya kebijakan dari sekolah dan para guru yang mengharuskan siswa mereka membaca selama 10 menit sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Hal ini pun dilakukan secara konsisten selama setiap hari.

Kebijakan seperti ini pun telah berlangsung cukup lama, yakni sekitar 30 tahun. Beberapa orang menilai bahwa kegiatan ini terlalu behavioristik. Namun kenyataannya, pembiasaan yang mulai diterapkan di tingkat sekolah dasar ini dinilai cukup efektif dan dapat diterima oleh anak-anak dengan usia dini.

4. Acara Toko Buku “Sekiguchi” di Televisi

Salah satu acara yang dapat meningkatkan Minat baca warga Jepang adalah sebuah acara yang disebut juga dengan sebutan “Sekiguchi”. Acara ini sangat bermanfaat bagi mereka yang menggemari buku namun tidak dapat berlama-lama di toko buku.

Di acara ini, penonton dapat melihat beberapa macam referensi buku yang ditayangkan dalam program tersebut. Untuk memudahkan penonton, mereka pun dapat memesan buku secara online melalui internet atau telepon jika tertarik untuk membelinya.

5. Banyaknya Toko Buku di Jepang

Kebiasaan membaca terakhir yang dapat menumbuhkan Minat baca warga Jepang adalah banyaknya toko buku yang terdapat di Jepang. Sebuah data yang dilansir oleh bunkanews.com menyebutkan bahwa jumlah toko buku di Jepang sama dengan toko buku di Amerika Serikat. Hal ini tentu saja sangat luar biasa mengingat luas wilayah AS yang 26 kali lebih luas serta memiliki jumlah penduduk dua kali lebih banyak daripada Jepang. (JPA/Ern)

Bimbingan Minat Belajar dan Minat Baca Anak Usia Dini Indonesia is Stephen Fry proof thanks to caching by WP Super Cache