89 Views

5 Manfaat Bacakan Dongeng untuk Anak

Bacakan Dongeng
Mendongeng dapat meningkatkan kedekatan antara orangtua dan anak.
[ummi-online.com]
Dongeng adalah salah satu media komunikasi guna menyampaikan beberapa pelajaran atau pesan moral pada anak. Tidak ada batasan usia kapan anak mulai boleh mendengarkan dongeng. Anak-anak usia pra-sekolah dapat mendengarkan cerita sederhana tentang hewan.

Dongeng memberikan beberapa manfaat bagi anak antara lain untuk mengembangkan kosa-kata, memberi teladan, pesan moral, dan daya imajinasi. Dengan demikian, diharapkan anak dapat menerapkan apa yang sudah mereka dengarkan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah beberapa manfaat lain mendongeng untuk anak :

Menanamkan Nilai dan Etika

Dongeng merupakan media yang sangat efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, termasuk menimbulkan rasa empati dan simpati anak. Nilai-nilai yang bisa dipetik dari dongeng adalah nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras, dan lain sebagainya.

Memperkenalkan Bentuk Emosi

Dongeng yang Anda bacakan, pastinya memiliki karakter dan tokoh yang berbeda-beda. Sebagai orangtua, Anda harus memahami makna dari dongeng tersebut, sehingga Anda bisa memberikan penekanan tertentu pada dialog dan ekspresi. Selain itu, Anda juga bisa menceritakan emosi para tokoh seperti emosi negatif dan positif. Hal ini akan membantu anak mengetahui benar dan salah serta mengajarkan berempati pada sesama temannya.

Mempererat Ikatan Batin

Bagi orangtua yang memiliki kesibukan yang padat, mendongeng adalah salah satu trik untuk mendekatkan diri pada anak Anda. Kesibukan Anda membuat Anda tidak dapat bermain dengan si kecil setiap saat. Oleh karena itu, pergunakan waktu senggang Anda di rumah untuk memberikan cerita atau dongeng pada anak.

Memperluas Kosa Kata

Semakin banyak membaca, semakin banyak tahu. Orangtua bisa menggunakan dongeng sebagai media untuk memperkenalkan kosa kata asing pada anak yang pastinya akan berguna untuk anak di kemudian hari.

Merangsang Daya Imajinasi

Selain membacakan cerita atau dongeng dari buku, Anda bisa membuat cerita singkat tanpa panduan buku. Kemudian, pandulah anak Anda untuk melanjutkan cerita tersebut berdasarkan imajinasi mereka sendiri. Ajukan juga beberapa pertanyaan untuk memancing daya imajinasinya. (biMBA-AIUEO/Ern)