This post is popular. 280 Views

Ayah Bunda Jangan Paksa Anak Anda Belajar

belajar
Belajar tanpa paksaan akan membuat anak lebih berprestasi [surabayafoto.com]
Ayah bunda, setiap orangtua pasti memiliki harapan agar anak tumbuh dengan sehat, cerdas, dan berprestasi. Tetapi kita perlu ingat bahwa anak bukanlah suatu objek eksperimen yang harus mengikuti semua ambisi orangtuanya. Kita sering memperlakukan anak sesuai dengan keinginan tetapi tanpa sadar kita justru sering lupa memperhatikan hak-hak anak.

Dampingi tumbuh kembang anak dengan sebaik-baiknya agar mereka tumbuh dengan optimal sesuai dengan usianya. Salah satunya adalah dengan menciptakan suasana bermain sambil belajar yang kondusif dan menyenangkan, metode yang disukai anak tentu saja tidak memaksa anak untuk melakukan sesuatu, tetapi diawali dengan membuat anak senang melakukan sesuatu.

Memaksa anak belajar sama halnya dengan mematikan motivasi intrinsiknya. Anak yang terbiasa mendapat paksaan untuk belajar justru akan menjadi takut bila harus belajar. Kondisi ini membuat anak menjadi bosan, malas, bahkan trauma untuk belajar, sehingga sulit untuk mencapai hasil optimal sesuai harapan kita.

Bila kita memaksa anak untuk belajar, maka yang terbentuk di pikiran mereka adalah motivasi belajar hanya karena takut dengan orang tua atau gurunya, bukan karena atas dasar motivasi intrinsik yang terbentuk di dalam diri mereka. Jadi belajar hanya menjadi beban, bukan timbul atas kesadarannya sendiri.

Anak yang terbiasa dengan kondisi belajar dengan cara dipaksa, dimarahi dan dibentak akan menjadi tidak efektif bagi proses belajar anak itu sendiri. Kondisi otak ketika mendapat instruksi dengan amarah justru malah menjadi menciut. Artinya bahwa otak bukannya mudah untuk memahami atas instruksi tersebut tetapi justru akan menjadi lebih sulit untuk memahami dan mengingatnya.

Proses Belajar Menyenangkan

Situasi yang menyenangkan dan penuh kasih sayangakan membentuk manifestasi penciptaan lingkungan yang kondusif. Kondisi lingkungan yang harmonis juga akan membantu anak dalam mengembangkan kreatifitasnya. Anak tidak merasa tertekan, takut untuk mengekspresikan perasaannya dan berani mengeluarkan pendapat atau ide-idenya.

Cinta kasih merupakan bagian yang hidup dalam diri manusia, bila di lingkungan terdekat dengan anak dapat tercipta kehidupan yang rukun dan damai maka dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya. Gunakan bahasa kasih sayang yang penuh kelembutan, serta ketulusan saat berbicara dengan anak, agar otak anak bisa berkembang dengan baik, yang perlu kita ingat, bahwa otak kanan anak hanya bisa merespons kata-kata yang baik, menyenangkan, dan penuh cinta kasih dari orang tua dan guru.

Begitupula dalam pembelajaran membaca, menulis dan berhitung, bila dilakukan dalam lingkungan kondusif, dengan situasi dan cara yang menyenangkan maka belajar bukan menjadi beban bagi anak. Ketika hati anak senang maka Minat mereka akan tumbuh, ini artinya kita berhasil menumbuhkan motivasi intrinsik dalam diri anak, sehingga anak akan menyukai belajar melalui proses latihan terus menerus. Akibatnya anak akan senang belajar, mampu membaca, menulis dan berhitung tanpa perlu kita paksa. (Ern)

Tinggalkan Balasan

Bimbingan Minat Belajar dan Minat Baca Anak Usia Dini Indonesia is Stephen Fry proof thanks to caching by WP Super Cache