203 Views

Ayo Buat Anak Percaya Diri Tanpa Harus Memaksa

Percaya Diri
Tumbuhkan Rasa Percaya Diri Anak Tanpa Paksaan [vemale.com]
Sebagai orang tua, kita harus terlibat dalam membantu anak menemukan rasa percaya dirinya. Kepercayaan diri pada setiap anak berbeda-beda, tergantung dari karakter mereka sejak kecil. Namun anak dengan kepercayaan diri yang tinggi sekalipun, tanpa perhatian dari Ayah bunda mereka bisa saja menjadi tidak percaya diri.

Sedangkan bagi anak yang tidak terlalu suka menonjol, kepercayaan diri mereka dapat dilatih sejak dini. Tetapi kita dilarang menjadi orang tua yang egois karena tidak sabar ingin anak cepat bisa, sebab yang terjadi justru malah memaksa atau menekan mereka secara berlebih. Misalnya saja saat anak tidak suka menyanyi lalu kita memaksanya untuk ikut lomba bernyanyi.

Terlalu memaksakan anak melakukan sesuatu yang belum disukainya atau dikuasainya hanya akan membuat anak semakin tidak percaya diri. Untuk itu coba lakukan beberapa tips di bawah ini untuk membantu anak percaya diri tanpa harus memaksanya.

Berikan penghargaan kepada anak

Setiap anak pasti ingin membuat orang tuanya bangga dan bahagia. mereka berharap setiap tindakan yang mereka lakukan memiliki arti bagi orang tuanya. Hal itu juga yang dapat menumbuhkan kepercayaan diri anak. Untuk itu ketika anak melakukan hal-hal baik berikanlah penghargaan untuknya, agar anak menyadari dan mengapresiasi perilakunya tersebut.

Misalnya, ketika anak membantu kita, katakan padanya “Terimakasih untuk bantuannya Kak,” atau ketika anak mendapatkan nilai yang baik katakan padanya “Bagus sekali Kak, semakin ditingkatkan ya pelajarannya.” Bahkan ketika anak mengalami kegagalan meskipun dia telah berusaha keras, katakan padanya , “Tidak apa Kak, kamu sudah cukup baik. Mama yakin selanjutnya, jika kamu lebih berusaha lagi, kamu pasti bisa.”

Dukung Kesukaan Anak

Apakah anak Anda memiliki minat atau ketertarikan akan sesuatu? Jika ada, dukunglah segala Minat yang disukainya. Saat anak merasakan bahwa orangtua berada dipihaknya untuk mendukungnya, maka anak akan semakin percaya diri.

Dalam masa penemukan kepercayaan dirinya, pasti anak juga mengalami masa-masa sulit, anak mengalami emosi tidak stabil sehingga membuat rasa percaya dirinya menjadi merosot. Berusahalah untuk selalu membantu anak untuk bangkit kembali. Jangan memarahinya, jika dia melakukan kesalahan. Sebaliknya semangati anak dan ingatkan dia bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang buruk.

Luangkan Waktu untuk Mendampingi Anak

Anak-anak selalu ingin menjadi prioritas penting dalam hidup orang tuanya. Untuk itu sebagai orang tua, terutama seorang ibu, kita perlu memiliki waktu lebih banyak bersama anak. Kehadiran dan perhatian orangtua dapat membuat anak semangat. Kepercayaan diri anak pun akan semakin bertambah ketika kita berada di dekatnya.

Namun, jangan pernah mengatur anak sesuai keinginan Anda. Jangan mengatur mimpi atau keinginan anak. Banyak orang tua yang masih tidak menyadari hal ini. Sehingga kerap kali mengatur mimpi anaknya, tanpa peduli dengan pilihan dan keputusan anak. Mungkin benar, niat orangtua baik dan ingin melihat anak berhasil tetapi apa yang baik menurut kita belum tentu anak menyukainya. Ketika anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai Minat atau keinginan hatinya, maka bisa dipastikan anak semakin tidak percaya diri. (Ern)