7 Views

Bolehkah Membanding-bandingkan Anak?

Membanding-bandingkan Anak

Ayah bunda, sering kali kita melihat kemampuan anak berbeda dengan anak lainnya. Sehingga secara sadar atau tidak kita juga sering membanding-bandingkan buah hati kita dengan orang lain ataupun saudaranya yang memiliki lebih banyak kelebihan.

Saat anak kita malas dan tidak mau belajar kita membandingkan anak kita dengan temannya yang rajin belajar, memiliki nilai yang tinggi di sekolah. “Seandainya kamu rajin seperti dia, kamu pasti bisa dapat nilai yang bagus.”

Secara psikologis tentu saja kita tidak suka bila keberadaan kita atau sifat kita dibandingkan dengan orang lain. bayangkanlah jika saat itu kitalah yang dibandingkan dengan orang lain, bagaimana perasaan kita? Pasti tidak senang bukan? Begitu juga dengan anak.

Setiap anak terlahir dengan karakter dan sifat yang unik dimilikinya, jangan sekali-kali membandingkan dengan yang lain. apabila kita ingin anak kita lebih baik berikanlah contoh dan motivasi yang membangun agar anak lebih semangat untuk terus belajar sehingga anak memiliki keinginan untuk terus memperbaiki dirinya.

Jika kita masih tetap membandingkan anak, akibatnya kita akan membuat hati anak terluka dan mereka menjadi tidak menyukai orangtuanya sendiri, selain itu akan timbul sifat iri dan dengki dengan orang yang lebih baik dari anak kita. Ayah bunda, Yuk kita berikan motivasi dengan bijak pada dan tidak membandingkannya dengan orang lain. tetap semangat dan terus belajar. (Ern)