This post is popular. 93 Views

Budaya Gemar Membaca Anak Masa Kini

Budaya Gemar Membaca Anak

Majunya perkembangan era digital saat ini, memberikan pengaruh terhadap Minat baca anak. Penggunaan gadget sering kali menjadi bumerang bagi anak, terlebih jika mereka tidak bisa menggunakannya dengan bijak. Bisa dilihat dari banyaknya jumlah orang yang lebih suka bermain gadget dibandingkan membaca buku. Tidak bisa dipungkiri, perkembangan zaman terus berputar. Maka dari itu, gebrakan pemerintah dan masyarakat untuk menanamkan Minat baca sangat dibutuhkan.

Perpustakaan Nasional dan Gerakan Permasyarakatan Minat Baca, mengadakan acara Talkshow mengenai ‘Pembudayaan Gemar Membaca’ yang dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Nasional, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Acara yang dipandu oleh Indri Sukardi, membahas tema “Peran Orangtua Dalam Menumbuh Kembangkan Budaya Gemar Membaca di Era Milenial.” Kegiatan berlangsung pada Kamis, 23 November 2017.

Talkshow kali ini menghadirkan beberapa narasumber yang inspiratif, mereka adalah Putra Nababan, seorang jurnalis senior; Roslina Verauli, psikolog anak dan parenting; Bambang Suyanto, penggagas metode Minat baca anak; dan Woro Titi Haryanti, Deputi bidang pengembangan sumber daya perpustakaan – Perpusnas RI. Keempat narasumber ini memberikan pengalaman sekaligus tips dan trik gemar membaca pada anak di era millenial yang disampaikan kepada 200 peserta dan tamu undangan.

“Jika ingin melihat kemajuan suatu bangsa, maka lihatlah dari perpustakaannya. Seperti kata Bung Karno. Maka dari itu, pemerintah mewujudkannya dengan mendirikan Perpustakaan Nasional ini,” ucap Woro Titi Haryanti saat membacakan pidato Kepala Perpustakaan Nasional RI.

Selain itu, Putra Nababan juga memberikan tips mengenai budaya membaca pada anak, “Perlihatkan pada anak, tidak harus dibicarakan. Misalnya saat membaca buku di rumah, anak melihat tanpa perlu disuruh. Dengan itu anak akan berpikir  bahwa orangtuanya lebih mengedepankan buku dan secara tidak langsung menanamkan pemahaman buku itu penting. Mereka akan membaca dengan melihat orang di sekitarnya, kita bisa mengarahkannya menjadi hobi,” ujar Putra Nababan.

Selain itu Bambang Suyanto juga menambahkan bahwa anak-anak tidak boleh diajarkan membaca tetapi dilatih Minat bacanya. “Jika anak dibimbing minat bacanya, anak akan suka membaca. Jika ia diajarkan membaca ia akan berpikir dan beranggapan bahwa membaca tidak menarik. Namun jika cara mengenalkannya menyenangkan, mengajak anak bermain dan bernyanyi, ia akan merasa bahwa itu sangat menyenangkan,” jelas Bambang Suyanto.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 9-12 siang itu berlangsung dengan sukses, para tamu undangan yang hadir terlihat antusias mendengarkan dan bertanya mengenai cara mendidik anak yang benar. Kebanyakan orangtua masih salah kaprah dalam mendidik anaknya agar bisa baca dengan cepat tanpa memperhatikan hak anak dan tujuan dari membaca itu sendiri. (Ajr/Ern)

Putra Nababan memberikan tips mengenai budaya membaca pada anak
Putra Nababan memberikan tips mengenai budaya membaca pada anak
Suasana acara Talkshow di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat
Suasana acara Talkshow di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat
Pemberian buku secara simbolis dari Putra Nababan kepada Woro Titi Haryanti, perwakilan dari Perpustakaan Nasional
Pemberian buku secara simbolis dari Putra Nababan kepada Woro Titi Haryanti, Deputi bidang pengembangan sumber daya perpustakaan – Perpusnas RI

Tinggalkan Balasan