49 Views

Cara Mengatasi Anak Pemalu

Pada usia dini anak mulai belajar berinteraksi dengan lingkungannya. Di saat anak tumbuh menjadi anak yang pemalu berarti sifat tersebut dihasilkan dari proses belajar yang dilakukannya. Karakter anak berbeda-beda, ada anak yang cepat akrab adapula anak yang membutuhkan waktu lama dengan lingkungannya.

Pemalu

Menumbuhkan rasa percaya diri adalah hal penting bagi anak di masa yang anak datang karena dengan itu anak akan lebih mudah bergaul dan menunjukkan potensinya secara maksimal. Meskipun demikian belum ada penelitian yang membuktikan bahwa anak pemalu mengalami kesulitan belajar atau sering gagal.

Anak yang pemalu dipengaruhi beberapa faktor. Salah satu faktornya adalah keluarga, hal ini terjadi ketika anak sering diabaikan orangtuanya atau dibesarkan oleh keluarga yang mengasingkan diri, sehingga saat anak tampil di masyarakat ia cenderung diam dan bersembunyi di belakang orangtuanya.

Bukan hanya itu, ternyata anak bisa menjadi pemalu karena dirinya menjadi sumber perhatian atau bahan perbincangan, hal ini membuat anak takut dirinya menjadi bahan tertawaan oranglain.

Anak yang pemalu bisa diatasi sejak anak usia dini, apalagi jika pemalu yang dialami anak sudah dalam tahap tinggi. Bisa jadi kesalahan pola asuh yang kita lakukan bisa menjadikan anak pemalu sampai dewasa nanti, maka dari itu hal tersebut harus diantisipasi sejak anak masih kecil.

Tahap pertama adalah dengan memberikan kesempatan kepada anak mengeksplorasi segala hal yang diinginkan, meskipun begitu sebagai orangtua kita juga wajib memberikan pengawasan terhadap aktivitas si kecil. Apabila anak mengetahui anak memiliki sikap yang pemalu, jangan sekalipun kita memberikan anak predikat pemalu. Barangkali awalnya anak tidak berpikir dirinya pemalu, namun karena orangtua menganggap anaknya pemalu bukan tidak mungkin anak menarik diri dari lingkungannya.

Tahap selanjutnya kita bisa mengajak anak berkunjung ke tempat baru dan anak bisa bertemu dengan orang-orang baru yang akan membuatnya terbiasa dengan lingkungan tersebut. Bukan hanya berkunjung ke tempat baru tetapi juga bisa kita ajak ke acara arisan, pernikahan, dan lain-lain.

Mendaftarkan anak ke sekolah atau lembaga yang dapat menumbuhkan Minat dan semangat belajar yang tinggi. Dengan ini anak anak mengenal berbagai karakter dan mencoba menyesuaikan diri, anak akan bermain sambil mengasah kemampuan dirinya dalam bersosialisasi dengan teman seusianya.

Hal yang paling penting untuk membuat anak percaya diri adalah dengan memberikan anak dukungan atau motivasi. Saat anak belum berhasil jangan pernah mengucilkannya tapi berilah anak motivasi dan kepercayaan agar bisa melewati atau melakukannya. Tetap semangat dan terus belajar. (Ern)