617 Views

Dampak Bila Tidak Memiliki Minat Baca pada Generasi Muda

Mungkin kita sudah sangat sering mendengar kalimat bahwa buku adalah jendela dunia, karena dengan membaca buku kita bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia luar, bahkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan tanpa harus berkeliling dunia. Membaca juga bisa menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas diri atau sumber daya manusia.

minat baca

Apabila kita rajin membaca maka pengetahuan kita akan bertambah. Hal ini akan berdampak pada kualitas hidup sehingga tak salah bila membaca bisa menjauhkan seseorang dari kebodohan, dan kebodohan akan menghindarkan orang tersebut dari kemiskinan. Sayangnya belum banyak orang yang menyadari hal ini.

Sangat memprihatinkan bila rendahnya Minat baca ini terjadi pada generasi muda tanah air kita. Hal ini karena di pundak merekalah nanti beban berat untuk memajukan negara kita ini diletakkan. Tentu para penerus bangsa ini akan kesulitan bersaing dengan negara-negara lain bila kualitas SDM-nya tidak optimal karena keengganan dalam menambah ilmu pengetahuan melalui membaca.

Inilah dampak bila tidak memiliki Minat baca yang sangat merugikan terutama bagi generasi muda.
1. Banyak mengalami masalah dalam memahami, menguasai, meneruskan, serta menggunakan ilmu pengetahuan serta teknologi untuk menghasilkan produk-produk berkualitas.
2. Minimnya wawasan dan keilmuan yang terbatas akan mengkerdilkan pola pikir sehingga mereka mudah dipengaruhi oleh berbagai doktrin dan pemahaman negatif.
3. Kurang membaca akan menyebabkan kreatifitas seseorang tak berkembang. Seperti yang kita ketahui bahwa pola pikir kreatif akan terwujud bila yang bersangkutan mengembangkan pola pikir serta mampu merespon lingkungan sekitar dengan cepat dan hal ini bisa dilatih dengan kegiatan membaca. Ide-ide kreatif yang muncul tentu bisa membuat seseorang menjadi lebih produktif atau memberikan manfaat tak hanya bagi diri sendiri melainkan juga orang-orang di sekitarnya.
4. Dampak bila tidak memiliki Minat baca berikutnya adalah tak mengetahui informasi teraktual sehingga mengalami kesulitan untuk meningkatkan kualitas diri.
5. Ketidaktahuan karena enggan menambah ilmu pengetahuan serta meng-upgrade diri dengan informasi terbaru akan menimbulkan ketidakpedulian. Lambat laun hal ini akan membuat yang bersangkutan menutup diri dan sibuk dengan dunianya sendiri serta abai dengan lingkungan sekitarnya.
6. Mereka yang tak berwawasan luas cenderung akan mengalami kesulitan pada kehidupan sosialnya, karena tak dapat berkomunikasi dengan baik karena input yang dimilikinya tak sebanyak teman-teman di sekitarnya. Orang yang menyenangkan dalam pergaulan pada umumnya adalah mereka yang enak diajak berdiskusi karena memiliki pengetahuan luas atas berbagai topik.
7. Pada efek yang lebih besar atas keengganan untuk membaca pada generasi muda ini adalah kerugian negara yang kehilangan aset-aset penyumbang dalam kemajuan bangsa yang berkualitas dan mempunyai produktifitas yang tinggi.

Dari ulasan di atas tentu kita mengetahui bahwa permasalahan ini harus segera diatasi. Berikut ini adalah beberapa cara untuk menumbuhkan Minat baca terutama di kalangan generasi muda.
• Mengadakan serta meningkatkan jumlah dan layanan perpustakaan terutama pada lingkungan masyarakat serta sekolah.
• Selayaknya semenjak dini orangtua menanamkan budaya membaca sehingga putra-putrinya tak lagi merasa bahwa kegiatan membaca itu membosankan dan tidak menyenangkan.
• Menjalankan secara konsisten program membaca buku 10 menit sehari yang digalakkan pemerintah.
• Menyediakan sarana sumber bacaan berkualitas bagi sasaran yang dituju.
• Mengendalikan penggunaan media elektronik seperti video games, televisi, gadget, serta internet.
Demikianlah beberapa hal tentang dampak bila tidak memiliki Minat baca terutama pada generasi muda. Semoga bermanfaat! (Cw/Ern)