154 Views

Dibalik Cerita Sukses Bill Gates

Bagaimana dibalik Cerita Sukses Bill Gates?

Siapa yang tidak kenal Bill Gates, seorang jenius asal  Seattle Washington, Amerika Serikat yang memberikan peran besar dalam perkembangan kehidupan manusia dengan perusahaan Microsoft-nya.   Ia dikenal sebagai raja komputer karena kecerdasan, keuletan, kerja keras dan visinya yang kuat tentang kehidupan di masa datang sehingga menghasilkan komputer canggih yang mengubah dunia.   Saat ini ia menjabat sebagai ketua Microsoft dan  mengundurkan diri sebagai pejabat eksekutif tertinggi Microsoft pada bulan Januari 2000.   Setelah sukses menjadi seorang milyader, Bill Gates mengubah jalan hidupnya dan menjadi seorang filantropis, yaitu seseorang yang peduli terhadap kaum miskin dengan memberikan banyak dana untuk amal.    Ia menyumbangkan waktu, uang dan tenaganya untuk menolong orang-orang yang membutuhkan.

Sejak tahun 1995-2009, Bill Gates menduduki peringkat pertama di antara orang-orang terkaya di dunia.    Pada Maret 2013, menurut majalah Forbes, bahwa Bill Gates merupakan orang terkaya kedua di dunia setelah Carlos Slim Helu dan keluarga (seorang CEO sebuah perusahaan telekomunikasi Teléfonos de México dan América Movil).    Tahun 2013 ini kekayaan Bill Gates mencapai 67 miliar dollar AS (sekitar 603 triliyun), mengalami peningkatan dari tahun 2011 yaitu 56 miliar dollar AS (sekitar 504 triliyun) dan tahun 2012 sebesar 61 miliar dollar AS (sekitar 549 triliyun).

Ternyata sukses Bill Gates karena pengaruh besar dari kegemarannya yaitu membaca.    Sejak kecil Bill Gates sudah memiliki minat membaca yang tinggi.    Ia senang membaca buku ensiklopedia  dan biografi orang-orang terkenal.    Selain itu ia juga senang membaca beraneka ragam buku termasuk buku-buku komputer.    Bahkan Bill Gates sendiri menyatakan bahwa kesuksesannya saat ini berkat perpustakaan umum yang ada di daerahnya.    Hal ini membuktikan betapa membaca telah memberikan pengaruh yang besar bagi hidupnya.   Sama halnya dengan Microsoft yang telah memberikan pengaruh besar bagi kehidupan manusia di seantero dunia.

Membaca lebih penting daripada selembar ijazah dari Harvard

Hingga dewasa Bill Gates tidak berhenti membaca buku.    Ia selalu menikmati kegemarannya membaca setidaknya 1 koran, majalah dan buku selama satu jam tiap malamnya, dan selama 3-4 jam setiap akhir pekan.     Ia berpendapat bahwa seseorang tidak akan mendapatkan pengetahuan sejati tanpa menjadi pembaca yang hebat.    Walaupun sistem audio dan video sudah secanggih apapun namun buku-buku tetap menjadi cara terbaik untuk mentransfer informasi.

Suatu hari Bill Gates pernah berpidato di sebuah SMU bahwa “Membaca lebih penting daripada ijazah dari Universitas Harvard”.   Maksudnya bahwa kita bisa mendapatkan informasi yang lebih detail dari buku dibandingkan dari guru di sekolah, karena menurutnya, ada banyak sisi dunia yang masih tersembunyi yang tidak kita ketahui di dalam buku.    Setinggi apapun cita-cita atau mimpi dapat diwujudkan bila kita banyak membaca.

Selain Bill Gates, banyak tokoh dunia lainnya yang telah membuktikan kesuksesannya karena mereka memiliki minat baca yang tinggi.   Berikut beberapa pernyataan para tokoh dunia betapa pentingnya membaca bagi kehidupan kita.

  • Benjamin Franklin, seorang politikus,  pemimpin revolusi Amerika sekaligus sebagai wartawan, penerbit, dan pengarang buku menyatakan bahwa “Membaca secara kejiwaan membentuk manusia berpikir lengkap.   Berpikir membentuk manusia yang bijak dan pernyataan membentuk manusia yang pasti”.
  • Arthur Schopenhauer adalah seorang filsuf Jerman menyatakan bahwa “ Dengan makan dan minum, manusia memberi makan tubuhnya, dan dengan membaca, manusia memberi makan jiwanya”.
  • Rene Descartes, seorang filsuf Perancis menyatakan bahwa “Membaca buku yang baik sama seperti mengobrol dengan orang-orang luar biasa dari masa lalu”.
  • William Wordsworth, penyair Inggris menyatakan bahwa “Satu buku sama dengan satu dunia”
  • Marcus Tullius Cicero,  seorang politikus dan ilmuwan dari Roma menyatakan bahwa “Buku bagi remaja adalah santapan, bagi orang tua adalah kegemaran. Di saat kaya menjadi pengetahuan dan di saat sengsara menjadi penghibur”.

Melihat para tokoh yang telah berhasil tersebut, tidakkah kita ingin memberikan ramuan atau resep mujarab tersebut kepada para anak didik kita?  Betapa bangganya kita bila melihat anak-anak  didik dapat menjadi sosok dewasa yang mencapai puncak kesuksesan.   Mari timbulkan minat membaca pada anak didik kita dan jadikan kebiasaan senang membaca bagi anak-anak karena akan sangat bermanfaat bagi hidup mereka kelak.

Referensi :

Ahn, Hyeong-mo. Who Bill Gates. Jakarta : PT Gramedia. 2012

http://id.wikipedia.org/wiki/Bill_Gates

http://id.wikipedia.org/wiki/Filantropi

http://www.mint.web.id/2013/03/10-orang-terkaya-di-dunia-2013.html

http://en.wikipedia.org/wiki/Cicero

http://en.wikipedia.org/wiki/William_Wordsworth

http://id.wikipedia.org/wiki/Arthur_Schopenhauer

http://id.wikipedia.org/wiki/Ren%C3%A9_Descartes

http://id.wikipedia.org/wiki/Benjamin_Franklin

http://teropongbisnis.com/teropong-inspirasi/bill-gates-kutu-buku-pemegang-raksasa-software-dunia/

2 Komentar