27 Views

Dilarang Berkata ‘Jangan’ kepada Anak

Seorang anak membangun sikap kemandirian untuk mengekspresikan pikiran dan tindakannya dimulai sejak buat hati kita berusia 2 tahun. Itu juga merupakan sebuah fondasi yang penting untuk menumbuhkan kepercayaan dirinya. Sayangnya sebagian besar orangtua tidak tahu bagaimana menghadapi anak pada usia tersebut. Keinginan dan kelincahan anak malah sering dianggap suatu kenakalan.

jangan

Misalnya saat anak merusak mainan karena ingin tahu bagian benda-benda itu tetapi kita malah memarahinya. Akibatnya, kata “Jangan” bahkan ancaman sering dilontarkan, hal paling fatal adalah orangtua yang melakukan makian dan pukulan terhadap anak. Tahukan bahwa hal tersebut dapat membunuh rasa percaya diri anak. Mereka akan takut mengembangkan dan mengekspresikan pikiran dan pendapatnya.

Pengalaman yang dialami semasa kecil akan terekam di otak dan terbawa sampai dewasa, karena 90% perkembangan otak terjadi pada usia di bawah 7 tahun. Jadi, apabila ingin anak mempunyai rasa percaya diri untuk dapat menghadapi kehidupannya kelak ketika dewasa, berikan sebanyaknya pengalaman positif. Ubahlah kata “Jangan” dan “tidak boleh” dengan kata yang dapat membangun kepecayaan dirinya.

Contohnya saat anak bermain bola di ruang tamu. Beberapa orang mungkin berkata “Jangan main bola di ruang tamu!” ubahlah kata tersebut menjadi “Dik main bolanya di halaman saja ya, kalau di ruangan bisa kena kaca nanti pecah.”

Ayah bunda, yuk kita bangun kepercayaan diri pada anak dengan memberikan kata-kata yang positif yang kelak akan dibawanya saat dewasa. (Ern)