697 Views

Faktor yang Mempengaruhi Minat Baca

Minat adalah kecenderungan seseorang dalam berusaha untuk mencari aktivitas dalam bidang tertentu dan diciptakan agar tumbuh menjadi kebiasaan. Mengapa anak perlu ditumbuhkan Minat belajarnya sejak dini? karena jika tidak ada Minat dapat membuat anak tidak menyukai pelajaran sehingga sulit berkonsentrasi dan akhirnya berpengaruh terhadap hasil belajar.

minat
[www.wawasanpendidikan.com]
Ayah bunda Minat dapat diekspresikan melalui suatu pernyataan yang menunjukkan bahwa anak lebih menyukai suatu hal daripada yang lainnya, dapat pula dimanifestasikan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Anak yang memiliki Minat terhadap objek tertentu cenderung untuk memberikan perhatian yang lebih besar terhadap objek tersebut. Berikut ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi Minat Belajar anak.
1. Faktor intrinsik
Merupakan dorongan dari dalam yang timbul dari individu itu sendiri yakni kemauan belajar atau melakukan aktivitas karena kemauan diri sendiri tanpa adanya paksaan.
2. Faktor lingkungan
Melakukan aktivitas agar dapat diterima dan diakui oleh lingkungannya, misalnya dalam kegiatan belajar anak ingin mendapatkan penghargaan dari orangtuanya.
3. Faktor emosional
Minat yang erat hubungannya dengan emosi yang menyertai seseorang dalam berhubungan dengan objek Minatnya. Kesuksesan pada suatu aktivitas karena kegiatan itu menimbulkan perasaan senang dan kepuasan tersendiri bagi anak.

Ayah bunda seorang anak yang telah tumbuh Minatnya memiliki berbagai macam ciri khas dan kita bisa melihat serta menilainya secara langsung. Anak lebih bergairah, punya inisiatif untuk belajar, lebih konsentrasi, teliti dan ulet.

Pada umumnya anak yang suka terhadap sesuatu karena adanya Minat, hal yang paling ia sukai adalah paling mudah untuk diingat. Sama halnya dengan anak yang berminat pada mata pelajaran tertentu pasti akan menyukai pelajaran itu, anak akan berusaha menguasai ilmu pengetahuan tesebut tanpa merasa lelah dan putus asa tetapi selalu semangat dan senang mempelajarinya.

Kita sering menjumpai anak yang merespon atau memberikan reaksi terhadap apa yang disampaikan orangtua atau guru ketika proses belajar. Ini menunjukkan bahwa apa yang telah disampaikan menarik perhatian anak sehingga timbul rasa ingin tahu yang besar. Dengan adanya ketertarikan anak cenderung memberikan perhatian yang besar dan lebih mudah memahami pelajaran.

Anak senang terlibat dalam aktivitas yang berhubungan dengan Minatnya, hal ini tampak dari anak dalam belajar seperti anak selalu belajar lebih giat, berusaha menemukan hal-hal baru yang memiliki kaitan dengan kesukaannya. Dengan demikian anak akan memiliki keinginan untuk memperluas pengetahuan, mengembangkan diri dan ia akan memperoleh kepercayaan dirinya. (Ern)