59 Views

Hari Anak Sedunia

anak2

Seperti apa hari anak sedunia?

Tidak terasa kita sudah memasuki pertengahan bulan di tahun 2014 ini ya teman-teman…. Tahukah teman-teman di bulan Juni ini kita akan memperingati “Hari Anak Sedunia”. Tentunya bukan hal asing lagi  di telinga kita.

Hari Anak adalah event yang diselenggarakan pada tanggal yang berbeda-beda di berbagai tempat di seluruh dunia. Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni, dan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Negara lainnya juga merayakan Hari Anak pada tanggal yang lain.

Di Indonesia, Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Tentunya “Hari Anak Sedunia” ini bertujuan untuk mengingatkan dan menghormati akan hak-hak anak, seperti mendapatkan pendidikan yang layak dan kasih sayang diseluruh dunia. Berbagai Negara memperingati “Hari Anak Sedunia” dengan berbagai aksi yang didedikasikan dalam berbagai bentuk, oleh anak dan untuk anak.

Namun menjelang peringatan “Hari Anak Sedunia “ ini, anak-anak Indonesia harus mendapatkan kado pahit, dengan banyaknya pengaduan kasus kekerasan terhadap anak, baik kekerasan verbal, fisik, maupun seksual. Mirisnya kasus tersebut terjadi di seluruh penjuru Indonesia dengan melibatkan orang terdekat sebagai pelaku penganiayaan. Kekerasan ini bisa terjadi di mana saja bahkan di sekolah yang merupakan rumah kedua bagi anak-anak. Belum lagi berbagai kasus di seluruh dunia, seperti di Palestina, anak-anak menjadi korban peperangan dan tidak mendapatkan hak mereka sebagai anak. Kasus-kasus seperti ini akan memberikan dampak yang sangat fatal bagi anak-anak penerus bangsa kita. Sudah sepatutnya kita sadar dan peduli.

Di momen ini menjadikan kita sadar akan pentingnya anak-anak bagi kita, pentingnya mendidik anak dengan penuh kasih sayang, pentingnya akan hak-hak anak yang harus kita penuhi. Anak adalah masa depan negara kita. Anak-anak merupakan cikal bakal pembangunan, anak-anak adalah kupu-kupu surga yang diamanahkan kepada kita sebagai orang dewasa.

Teman-teman harus ada yang kita lakukan mulai dari sekarang, misalnya dengan hal-hal yang paling terdekat yaitu keluarga kita. Sayangi dan didik anak-anak kita dengan penuh kasih sayang, penuhi hak-hak mereka, kasihi mereka, berikan rasa nyaman untuk mereka, berikan pendidikan, bangun pribadi anak-anak menjadi pribadi yang berkarakter.

Masih banyak hal-hal yang bisa kita lakukan untuk anak-anak, khususnya anak-anak Indonesia. Anak merupakan sumber pembelajaran bagi kita, banyak hal yang bisa kita pelajari dari anak misalnya ketulusan, kejujuran, dan kesabaran. Mulai dari sekarang!
“Sementara kita mencoba mengajari anak-anak kita semua tentang kehidupan, mereka mengajari kita apa itu kehidupan.”
While we try to teach our children all about life, Our children teach us what life is all about.
~ Angela Schwindt

(widya)

 

Tinggalkan Balasan