This post is trending. 61 Views

Pahami 5 Hal Ini Dalam Memberikan Instruksi pada Anak Usia Dini

Instruksi untuk anak usia dini
Hati-hati Memberikan Instruksi untuk Anak Usia Dini [solusisehatku.com]
Sejak usia dini anak sudah dapat memahami sebuah instruksi dari orangtuanya, jangan heran kalau terkadang saat Ayah bunda meminta sesuatu maka anak akan mengikutinya sesuai permintaan orangtuanya. Misalnya saat kita meminta anak untuk tersenyum, ciluk ba, mengambil barang, dan lain-lain. Itu artinya anak dapat memahami instruksi orangtua dengan baik.

Namun, terkadang kita melupakan hal yang paling penting dalam memberikan instruksi pada anak. Yakni kebutuhan utama untuk anak adalah kasih sayang dan perhatian, tidak jarang instruksi orangtua terkesan memaksa, menuntut, atau menyuruh dengan seenaknya. Kita harus memahami bahwa anak juga punya tingkat sensitifitas yang tinggi, anak juga ingin diperhatikan dan disayang ayah bundanya. Maka dari itu agar instruksi yang kita berikan tidak terkesan memaksa anak, kita harus memahami 5 hal berikut ini:

1. Berikan instruksi dari jarak dekat

Jika kita memberikan instruksi dari jarak dekat, maka memungkinkan kita menggunakan suara yang lembut terhadap anak. Berbeda dengan jarak jauh maka volume suara akan lebih besar agar dapat didengar oleh anak. Anak sangat peka terhadap suara, anak akan senang dan menjadi lebih tenang jika orangtua memberikan instruksi dengan lembut dan tidak berteriak. Anak akan melakukan keinginan orangtua dengan tulus tanpa paksaan.

2. Sentuhan kasih sayang

Bagi anak-anak, sentuhan dari orangtua sangatlah berarti. Memberikan instruksi kepada anak dengan cara mendekati anak lalu menepuk bahunya, mengusap kepala, atau memegang tangan adalah hal yang penting.

3. Tatap mata buah hati kita

Mata adalah jendela hati. Kasih sayang yang tulus akan terpancar dari tatapan mata. Tatap mata anak saat kita hendak memberikan instruksi kepadanya. Hal ini akan membuatnya lebih tenang dan yakin bahwa apa yang diperintahkan orang tua adalah demi kebaikan sang anak.

4. Kata-kata yang jelas

Terkadang anak-anak susah memahami instruksi, karena kalimatnya kurang jelas atau terlalu panjang. Perhatikan juga suara Anda. Anak-anak biasanya cenderung lebih mau mendengarkan suara yang tegas, jelas, dan intonasi yang baik namun tidak membentak apalagi berteriak.

5. Berikan reward atau ucapan terima kasih yang tulus

Bila anak sudah melakukan apa yang kita minta, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Ucapan terima kasih juga bisa diberikan setelah kita selesai memerintah buah hati. Terima kasih dari orang tua adalah penghargaan yang istimewa. Dengan mengucapkan terima kasih, kita telah mengajarkan anak cara menghargai orang lain.

Ayah bunda bisa mencoba cara ini untuk memberikan instruksi pada anak, terkadang anak keras kepala dan ogah-ogahan saat diberikan instruksi dari orangtua. Namun, jika kita memahami anak dengan cara menghargai anak lewat 5 poin di atas, maka anak akan memahami dan dengan tulis melakukan apa yang diminta oleh orangtua. Yuk kita coba cara ini dalam memberikan instruksi kepada anak .

Tinggalkan Balasan