127 Views

Makna Hari Kartini

kartini3

Seperti apa makna hari Kartini?

“Ibu kita kartini.. putri sejati… putri Indonesia harum namanya…” sepenggal lagu ini mengingatkan akan sosok pahlawan yang terkenal dengan “Emasipasi Wanita” yaitu R.A Kartini.
Raden Adjeng Kartini adalah sang Pahlawan Nasional Indonesia sebagai pelopor perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, emansipasi wanita di Indonesia.

Raden Adjeng Kartini adalah putri dari golongan bangsawan Jawa “Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat”, Bupati Jepara pada saat itu berkuasa. Kartini lahir di Jepara, tanggal 21 April 1879 dan wafat pada tanggal 17 September 1904 di Rembang.

Setiap Tanggal 21 April kita sebagai warga negara Indonesia khususnya perempuan merayakan Hari Kartini, dari tahun ke tahun sejauh yang kita ingat setiap hari Kartini di sekolah diwajibkan memakai pakaian adat daerah dari berbagai pelosok tanah air atau kegiatan‐kegiatan yang berkaitan dengan kewanitaan. Dimana kaum perempuan bisa sekolah setinggi‐tingginya, dan mendapatkan hak yang sama dengan kaum pria.

Tapi ironisnya justru setelah sekian lama kondisi kaum perempuan saat ini masih banyak yang jauh dari harapan.

Di dalam keluarga, pekerjaan dan masyarakat, masih banyak kita lihat ketidakadilan yang diterima oleh kaum perempuan. Tapi apakah sebagai perempuan harus diam diperlakukan seperti itu? Nasib kita sebagai kaum perempuan ada di tangan kita sendiri,jadi perlihatkan kalau kaum perempuan itu tidak lemah dan mempunyai kekuatan untuk melebihi kaum pria tapi tidak lepas dari tanggung jawab terhadap keluarga, pekerjaan dan masyarakat sebagai kodratnya kaum perempuan.

Semoga makna Kartini di tahun ini dan juga tahun‐tahun mendatang bukan sekedar memperingati dengan kegiatan‐kegiatan tapi muncul Kartini‐Kartini baru yang melegenda seperti Ibu Kartini. Sebuah bangsa akan maju tergantung pada kualitas perempuan. Dan dibalik suksesnya sebuah keluarga biasanya ada seorang perempuan yang kuat, dan tabah memikul beban sebagai seorang istri, ibu, karyawati dan seorang wanita yang baik kepribadiannya.

Habis Gelap Terbitlah Terang (Door Duisternis tot Lich) merupakan sebuah buku kumpulan surat-surat Kartini yang di kirimkan kepada sahabat-sahabatnya di Belanda. Buku tersebut merupakan bukti begitu besar keinginan seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya.

Sebagai penghormatan atas jasa-jasanya sebagai pelopor kebangkitan perempuan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 21 April sebagai hari lahir Kartini dan sekaligus juga menetapkan Raden Adjeng Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional yang di peringati setiap tahun. Dan sekarang dikenal dengan Hari Kartini.(Widya)
Selamat hari Kartini

Bimbingan Minat Belajar dan Minat Baca Anak Usia Dini Indonesia is Stephen Fry proof thanks to caching by WP Super Cache