1.714 Views

Memotivasi Anak Agar Tetap Semangat Selama Pembelajaran

k
Sumber : http://confessionofconfussion.blogspot.com/2012/06/normal-0-false-false-false-en-us-x-none.html

Dalam proses pembelajaran sering kali kita temui anak didik yang mengalami penurunan motivasi (demotivasi) dalam belajar. Padahal motivasi merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi aktivitas belajar anak didik. Proses pembelajaran akan berjalan lancar bila disertai dengan motivasi yang kuat. Tanpa motivasi, hasil belajar yang dicapai tidak maksimal, bahkan dapat berdampak pada penurunan prestasi belajar anak.

Salah satu faktor yang menyebabkan turunnya motivasi anak didik adalah karena rasa jenuh untuk mengikuti pembelajaran di kelas. Kejenuhan ini timbul karena anak didik merasa lelah, mengantuk dan bosan dalam melakukan sesuatu sehingga mereka sulit untuk konsentrasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Dalam kondisi ini, anak didik membutuhkan support dari para pendidik untuk menimbulkan motivasinya sehingga dapat membangkitkan kembali semangat belajarnya.

Oleh karena itu, dalam proses pembelajaran sebaiknya anak didik diberi rangsangan melalui teknik dan cara pembelajaran yang tepat sehingga mereka merasa senang dan tertarik pada materi yang diberikan oleh gurunya. Salah satu cara pendidik dalam membangkitkan motivasi bagi anak didik yang mulai nampak bosan dan tidak bersemangat dalam belajar adalah dengan menggunakan metode hypnoteaching, yaitu memberikan kata-kata emosional dengan memberikan tekanan-tekanan semangat didalamnya. Kata-kata yang mengandung penguatan positif ini terkesan tidak menggurui si anak, tidak menyulitkan dan memberatkan anak didik dalam mengikuti pembelajaran. Tetapi justru dapat membantu meningkatkan fokus anak untuk lebih memperhatikan, mendengarkan dan anak bisa turut merasakan kalimat-kalimat yang diucapkan oleh pendidik kepada mereka.

Bagi anak-anak, kata-kata yang diucapkan oleh orang dewasa mempunyai “kekuatan” tersendiri. Sebab secara sadar atau tidak sadar kata-kata tersebut akan terekam dalam memory mereka. Hal ini dikarenakan proses kerja otak anak bagaikan spons, yang memiliki daya serap tinggi terhadap segala sesuatu yang mereka lihat dan dengar. Dengan demikian bila kita terbiasa memberikan kata-kata positif kepada anak, maka tanpa kita sadari hal ini akan berpengaruh terhadap perilaku mereka, sesuai dengan kata-kata yang kita ucapkan.

Yustisia, dalam bukunya Hypnoteaching, memberikan beberapa contoh kata-kata emosional yang memberikan tekanan semangat didalamnya sebagai pembangkit motivasi anak adalah sebagai berikut :

k3
Sumber : www.google.co.id

“Baiklah, anak-anakku yang hebat dan genius, kali ini kita akan mempelajari materi yang sangat menarik ! Tentu saja, materi ini nantinya akan sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari jika kalian berhasil menguasainya.”

“Nah, ibu selalu yakin, pasti kalian bisa mengerjakan latihan-latihan ini dengan baik dan tepat.”

“Meskipun soal ini sepertinya sulit, Ibu akan memberitahu trik yang bisa dilakukan agar kita dapat mengerjakan soal dengan lebih cepat dan mudah.”

k2
Sumber : http://www.pilihdokter.com/id/berita/tips-perawatan-anak-dengan-epilepsi

“Anak-anak, Ibu percaya bahwa kalian pasti bisa memperhatikan dan berkonsentrasi selama pembelajaran kita hari ini.”

“Meskipun materi kali ini cukup banyak, tapi dengan konsentrasi dan ketekunan, kalian pasti akan mampu menguasainya.”

Dari kalimat-kalimat di atas, tampak bahwa guru berupaya membangkitkan motivasi anak didiknya melalui pemilihan kata-kata positif yang dapat menguatkan tetapi tidak memberatkan si anak. Dengan demikian sebaiknya pendidik harus peka dan aktif dalam memperhatikan anak didiknya. Ketika ditemui anak didik yang mengalami demotivasi, pendidik segera mengambil tindakan yang baik dan tepat agar anak tetap termotivasi dan semangat dalam proses pembelajaran.(Bunda Ranis)

 

Referensi :

http://www.kajianpustaka.com/2013/04/motivasi-belajar.html#.UekHUqyqkU8

Yustisia, N. Hypnoteaching. Jogjakarta : Ar-Ruzz Media. 2012

http://makalahmajannaii.blogspot.com/2012/07/makalah-motivasi-belajar.html

Tinggalkan Balasan