164 Views

Mengapa Proses Belajar Bertahap Penting untuk Anak?

Proses Belajar
Agar proses belajar menjadi menyenangkan maka harus melangkah dari yang kecil terlebih dahulu
[http://us.images.detik.com/]
Proses belajar yang menyenangkan akan membantu anak dalam menumbuhkan minatnya. Saat anak sudah tumbuh minatnya maka akan membantunya dalam melakukan segala hal di masa yang akan datang. Lantas bagaimana cara yang tepat agar anak belajar dengan cara yang menyenangkan?

Agar menyenangkan maka harus melangkah dari yang kecil terlebih dahulu, artinya secara bertahap sesuai dengan kemampuan dan kemauan anak. Semua pendidikan apapun harus sesuai dengan anak tangga, tidak boleh ada yang hilang anak tangga tersebut, apabila hilang maka anak tidak akan bisa melangkah dan melanjutkan pelajaran.

Ketika anak dapat belajar secara bertahap maka nantinya anak akan menjadi senang belajar atau melakukan sesuatu. Sesuai dengan psikologi belajar yakni saat anak senang belajar maka anak akan senang mengulang pelajaran (the law of effect). Saat senang mengulang pelajaran maka anak akan sering melakukan latihan dan dampaknya anak akan mampu (the law of exercise). saat anak mampu mengikuti pelajaran maka anak akan menjadi siap untuk belajar secara mandiri (the law of radines).

Ayah bunda, kita berkewajiban untuk memberikan hak pendidikan anak tanpa melupakan hak bermain anak. Dunia anak adalah dunia bermain, saat mendidik anak untuk belajar maka sepantasnya memberikan hal yang disukai anak lewat proses belajar yang menyenangkan.

Kita merupakan seorang pendidik yang harus selalu memberi, konsisten dan menciptakan suasana yang menyenangkan pada anak. Itulah mengapa kita tidak boleh memaksakan anak. Ketika kita memaksa sesuatu hal yang tidak disukai anak maka anak akan semakin membenci hal tersebut begitu pula dengan belajar, semakin kita memaksa bisa jadi anak semakin benci dengan belajar.

Tentunya kita tidak ingin anak-anak menjadi generasi yang benci dengan belajar. Maka itu kita terapkan cara belajar yang menyenangkan melalui proses belajar yang bertahap dan individual. Apabila anak sudah belajar sesuai dengan keinginan dan kemampuannya, anak harus menjadi subjek belajar. Kita dapat mengetahui kesukaan anak melalui pendekatan kepada anak.

Sebelumnya kita harus menerapkan individual system terlebih dahulu sebelum proses belajar secara bertahap, karena dengan pendekatan kepada anak kita akan tahu mana kesukaan dan kemampuan anak, setelah itu baru diberikan pelajaran sesuai dengan keinginan anak, anak akan senang ketika anak bisa mengerti materi yang diberikan. Paling penting adalah proses belajar menjadi menyenangkan. (ern)