183 Views

Mengembangkan Imajinasi Anak

imajinasi anak

Tahukah Ayah bunda, cara termudah untuk mengembangkan otak kanan anak adalah dengan membacakan cerita sehingga terbentuk imajinasi anak. Meskipun apa yang mereka bayangkan belum tentu seperti kenyataannya, tapi saat mereka membayangkan telah terjadi reaksi dan sambungan neuron di otak anak.

Kita mungkin beranggapan bahwa berimajinasi itu adalah hal yang sia-sia dan tidak bermanfaat. Justru itu pandangan yang kurang tepat. Berimajinasi bisa membuat anak lebih kreatif. Mengapa demikian? Otak akan mencari tahu bagaimana cara menemukan solusi dari masalah itu sendiri.

Saat kita membacakan buku akan membantu anak memahami konsep-konsep abstrak, menerapkan logika dalam berbagai skenario, mengenali sebab dan akibat, dan memanfaatkan penilaian yang baik atas apa yang mereka lihat dan baca. Ini akan sangat membantu apabila mereka dihadapkan pada permasalah yang membutuhkan pemikiran logis.

Dalam dunia anak-anak, kemampuan berimajinasi sangatlah penting, karena dengan kemampuan berimajinasi anak memiliki kesempatan untuk menciptakan suatu objek tanpa didukung oleh data yang nyata. Dengan imajinasi, anak bebas memikirkan sesuatu tanpa dibatasi oleh aturan yang mungkin tidak sesuai dengan keinginannya dan cenderung membosankan.

Di masa usia dini, sebagian besar anak berimajinasi. Kira sering mendengar ungkapan anak seperti, ‘Seandainya aku jadi dokter,’ atau ‘seandainya aku bisa terbang tinggi,’ dan lain sebagainya. Itu merupakan imajinasi anak.

Contoh lain yang sering kita lihat saat anak bermain peran, anak yang pura-pura memasak, menyuci, atau bersama teman-temannya membentuk sebuah keluarga. Itu semua adalah sebuah contoh sederhana tentang dunia khayal anak yang biasa kita lihat sehari-hari.

Imajinasi adalah kemampuan tanpa batas, kemampuan ini sangat berguna mengembangkan kreatifitas anak. Imajinasi anak dapat mengembangkan daya pikir dan daya ciptanya tanpa dibatasi kenyataan dan realitas sehari-hari. Ia bebas berfikir sesuai pengalaman dan khayalannya.

Salah satu latihan yang mendasar agar anak dapat berkreasi adalah dengan berimajinasi, yaitu kemampuan melihat gambaran dalam pikiran. Kemampuan ini berfungsi untuk memunculkan kembali ingatan di masa lalu sebagai kemungkinan terjadi di masa sekarang ataupun masa yang akan datang.

Anak-anak yang diberi kesempatan untuk berimajinasi lewat membaca akan mendapat peluang yang besar untuk memunculkan potensi-potensi kreatifnya di kemudian hari. Secara umum, kemampuan imajinasi ini diperlukan bagi anak untuk dapat menjadi lebih ceria dan bersikap positif dalam menikmati hidup. Tetap semangat dan terus belajar. (Ern)