121 Views

Menghadapi Anak Pemalu

Pemalu
Sifat pemalu pada anak usia dini, memiliki dampak buruk saat usianya semakin dewasa 

Ayah bunda, tahukah bahwa karakter anak sudah bisa terlihat di saat anak masih bayi? Sekitar 15 persen termasuk anak yang pemalu dan lama beradaptasi dengan sesuatu yang baru, misalnya di saat anak berusia di bawah satu tahun, bayi biasanya tersenyum atau tertawa saat ada orang baru yang menggodanya. Namun ada pula bayi justru menangis dan berusaha menyembunyikan wajahnya dipelukan orangtuanya.

Anak menunjukkan karakternya dengan cara seperti itu, bagi anak yang pemalu seperti itu biasanya akan lebih peka dan sensitif. Apabila ada perubahan sedikit saja akan membuat anak merasa tidak nyaman, menangis, bahkan ketakutan. Mereka cenderung merupakan pengamat yang baik dan suka mendengarkan, ia juga cepat sekali mengenali beberapa tanda jalan. Tidak heran anak menangis sebelum tiba di lokasi tujuan yang tidak disukainya.

Nah, Jika anak kita termasuk anak yang pemalu kita sebagai orangtua harus lebih sabar. Memang anak ini tidak mudah untuk dibujuk, tetaplah mengajak anak bermain atau pergi ke tempat-tempat lain agar anak familiar dan merasa nyaman. Lambat laun anak akan berani mencoba hal-hal yang baru, berkenalan dengan teman-teman baru dan melakukan banyak hal menyenangkan.

Namun yang perlu kita ingat, jangan memarahi, memberi tekanan atau memaksa anak. Sebenarnya bisa saja kita langsung menceburkan anak ke dalam suasana yang baru tanpa pelan-pelan beradaptasi, tetapi hal itu bisa membuat anak trauma, takut dan dampaknya menarik diri. Jangan pula kita lontarkan kata-kata pedas sebagai tanda kemarahan kita, anak yang berkarakter pemalu akan semakin ciut nyalinya.

Ayah bunda, yuk kita perlakukan anak dengan tepat, agar anak tumbuh menjadi anak yang percaya diri. (Ern)

1
1