12 Views

Menjadi Orangtua yang Peka Terhadap Perkembangan Anak

[ngopy.com]
Menjadi orangtua adalah tugas yang sangat mulia. Kita mengemban amanah dari Tuhan untuk mendidik dan mengasuh anak hingga mereka menjadi insan yang tangguh, soleh, cerdas dan sukses. Ayah bunda amanah ini bukanlah tugas yang mudah, apalagi di era digital seperti sekarang, gempuran budaya langsung datang ke rumah kita, melalui tayangan di televisi, VCD, internet, telepon seluler, dan media cetak. Kita harus waspada banyak informasi bermuatan negatif di dalamnya.

Masih banyak orangtua yang tidak peduli akan hal ini. Terkadang kita sibuk dengan pekerjaan atau kegiatan lain maka waktu untuk anak hanya tinggal waktu sisa saja, itupun ketika kondisi tubuh dan pikiran sudah letih. Tak heran, bila terdapat orangtua yang panik ketika timbul masalah pada anaknya. Mereka dihantui oleh penyesalan, perasaan bersalah dan bingung menghadapinya.

Di saat seperti kita baru menyadari bahwa selama ini kita tidak peka dan tidak peduli terhadap perkembangan anak. Hal-hal apa yang telah membuat anak mengalami perubahan mendasar, baik pada perilaku maupun sikap dalam kehidupan sehari-hari. Ayah bunda, anak merupakan aset bangsa dan masa depan kita. Mereka yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, menjadi bangsa Indonesia yang punya harga diri dan bisa menjadi contoh positif bagi bangsa lain.

Perlu diketahui pada masa kritis anak atau biasa disebut periode keemasan anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang amat kritis dan pesat. Anak memiliki kemampuan untuk menyerap informasi hingga 100%. Otak anak berfungsi sangat baik, sayangnya masa keemasan ini tidak akan terulang kembali dalam kehidupan anak.

Kita perlu mengoptimalkan perkembangan anak pada masa emasnya yakni saat anak berusia 0-6 tahun, anak membutuhkan banyak stimulasi yang berasal dari lingkungan terutama orangtua mereka. Sangat disayangkan, bila stimulasi yang didapat justru hal-hal yang dapat merusak perkembangannya.

Perkembangan anak harus menjadi prioritas bagi keluarga. Peranan orangtua sangat penting dalam pola mengasuh dan mendidik anak. Baik buruknya perkembangan anak ada ditangan kita. Jadi, akar utama yang harus disiapkan terlebih dahulu justru dari orangtua itu sendiri.

Bila kita ingin menjadi orangtua yang baik, kita harus meningkatkan kepedulian dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak. Jangan pernah menutup diri terhadap hal-hal baru, apalagi kita dituntut dengan kemajuan teknologi dan informasi yang semakin pesat. Justru pada era keterbukaan informasi saat ini, pengawasan dan perhatian orang tua harus lebih ekstra lagi. Selain memiliki kesiapan pengetahuan kita juga harus memiliki keterampilan komunikasi yang efektif dan empati serta kematangan emosional dalam berinteraksi dengan anak. (Ranis/Ern)

Tinggalkan Balasan

Bimbingan Minat Belajar dan Minat Baca Anak Usia Dini Indonesia is Stephen Fry proof thanks to caching by WP Super Cache