25 Views

Menjadikan Belajar Sebagai Kegiatan Yang Menyenangkan

Sumber : http://www.catawbaschools.net/schools/Blackburn/Staff/Jessica_Werth/Our%20Picture%20Gallery/Forms/DispForm.aspx?ID=5

Bagaimana Menjadikan Belajar Sebagai Kegiatan Yang Menyenangkan?

Pembangunan SDM Indonesia dimulai dari dalam kandungan sampai lanjut usia.   Salah satu tahap yang amat penting adalah tahap janin sampai anak masih berusia dini yaitu 0-6 tahun. Pendekatan pelaksanaan pembangunan perlu menjadi peduli atau ramah bagi anak.   Pengasuhan dan Pengembangan Anak Usia Dini yang secara menyeluruh mencakup kesehatan dasar, gizi dan pengembangan emosi serta intelektual anak, perlu diperhatikan secara baik, karena amat menentukan perjalanan hidupnya.

Tahun-tahun pertama kehidupan anak merupakan kurun waktu yang sangat penting dan kritis dalam hal tumbuh kembang fisik, mental, dan psikososial. Nah, kita sebagai orangtua bertanggung jawab atas perkembangan anak, membimbing mereka dengan penuh kasih sayang, kesabaran dan menyenangkan tanpa mengabaikan hak mereka sebagai anak.

Apa saja sih Hak Anak?

Pada tahun 1923, seorang tokoh perempuan bernama Eglantyne Jebb, membuat 10 pernyataan hak-hak anak yang kemudian disahkan oleh Konvensi Hak-hak Anak (KHA) PBB pada tahun 1989.

Sumber : www.google.com

Sebagai orang dewasa kita harus cerdas dalam memilih metode pengajaran yang tepat bagi anak tanpa mengabaikan hak-hak mereka. Salah satu metode pembelajaran yang berusaha memperhatikan tahap perkembangan anak dan memenuhi kebutuhan anak adalah metode fun learning.

Metode fun learning adalah bentuk kegiatan meraih ilmu dengan cara sangat menyenangkan tanpa ada unsur paksaan, sehingga proses belajar mengajar dilakukan dengan “bermain sambil belajar”.  Kegiatan ini dirancang dengan memperhatikan psikologi perkembangan anak, sehingga dapat menghilangkan kejenuhan anak dalam menjalankan rutinitas belajarnya sehari-hari. Pelaksanaan metode fun learning dilakukan dengan beragam aktivitas, baik dalam pemilihan waktu, tempat, penataan suasana hingga pemakaian metode pembelajaran .

Metode fun learning berusaha memberikan suasana nyaman bagi anak usia dini sehingga meningkatkan MINAT belajar anak dan kesiapan sekolah dibandingkan dengan metode pembelajaran yang terlalu menuntut anak dari segi akademik. Jika anak sudah ditanamkan MINAT belajar sejak dini maka  tidaklah sulit membentuk karakter pembelajar dalam diri anak, bahkan mereka akan menjadikan setiap tempat sebagai  sarana belajar. Bagi mereka, belajar sama alaminya dengan bernafas. 

Belajar adalah suatu aktivitas yang didalamnya terdapat sebuah proses dari tidak tahu menjadi tahu, tidak mengerti menjadi mengerti, tidak bisa menjadi bisa untuk mencapai hasil yang optimal. Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Perubahan akibat belajar dapat terjadi dalam berbagai bentuk perilaku, dari ranah kognitif,  afektif, dan/atau psikomotor. Tidak terbatas hanya pada penambahan pengetahuan. Proses perubahan dalam belajar menuju ke arah tujuan yang lebih baik dan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain. Aktivitas mendengarkan, memahami, mengintropeksi diri juga termasuk belajar,

Pastilah amat menyenangkan kalau kita bisa mengajak anak-anak belajar tanpa harus memaksa dan marah” pada mereka. Dengan bermain sambil belajar, anak-anak akan tertarik untuk melakukan kegiatan belajar yang menyenangkan karena kita memenuhi hak dan kebutuhan mereka. Pembiasaan yg menyenangkan akan mereka ulangi. Proses pengulangan ini akan menjadi latihan dan berdampak pada kesiapan. Jika anak sudah mempunyai MINAT belajar secara intrinsik maka belajar akan menjadi kebutuhan mereka.

Yuk! Mari kita wariskan MINAT BELAJAR anak sejak dini bersama biMBA AIUEO dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab!(Wulan AIUEO)

Salam biMBA!!!

Sumber :

Griffith, Mary. 2012. Home Schooling : mennjadikan setiap tempat sebagai sarana belajar. Bandung : Nuansa Cendekia

Tim biMBA AIUEO, 2011. Pedoman Umum Penyelenggaran Pos PAUD. Yayasan Pengembangan Anak Indonesia: AIUEO Press

Suparlan. 2004. Mencerdaskan kehidupan bangsa, dari Konsepsi Sampai dengan Implementasi. Yogyakarta : Hikayat

Syah, M. 2010. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Cetakan kelima. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Tinggalkan Balasan