59 Views

Pentas Baca dan Seni biMBA Cipeundeuy

MC dan Bu Elis, Mitra biMBA Cipeundeuy
MC dan Bu Elis, Mitra biMBA Cipeundeuy

“Tahun lalu jumlah murid biMBA Cipeundeuy baru 20 anak, tapi saat ini sudah mencapai 80 anak.  Ini sebagai bukti bahwa biMBA dibutuhkan oleh orangtua dan anak.  Sesuatu yang dibutuhkan pasti akan dicari.  Saya sarankan agar unit biMBA dibuka di seluruh kelurahan yang ada di Subang, agar lebih banyak lagi anak yang dibimbing untuk memiliki Minat baca.  Kita tahu bahwa perpustakaan identik dengan sepi pengunjung. Namun saat kuantitas anak biMBA bertambah, perpustakaan akan ramai dengan anak-anak, karena Minat bacanya sudah tinggi sehingga selalu haus akan pengetahuan. Minat Baca tinggi akan berdampak juga pada Minat Belajarnya, sehingga anak lebih dapat menyesuaikan diri dengan segala kondisi. Inilah pentingnya ditanamkan Minat baca, karena anak-anak adalah penerima tongkat estafet kepemimpinan negeri ini di masa depan.”  Tutur Wiwi Yunianto, Kadiv Humas YPAI pada acara Pentas Baca dan Seni biMBA Cipeundeuy.

Acara Pentas Baca dan Seni biMBA Cipeundeuy dilaksanakan pada tanggal 5 November 2016 lalu dan bertempat di lapangan belakang kantor Polsek Cipeundeuy.  Acara yang bertepatan dengan genap setahunnya usia unit tersebut dihadiri oleh Wakapolsek, Camat, Lurah, perwakilan YPAI pusat dan anak biMBA beserta orangtuanya.

Dadang Darmawan, Camat Cipeundeuy, dalam sambutannya menyatakan,

“Diwajibkan untuk orangtua mematikan televisinya pada pukul 18.00-20.00 WIB karena waktu itu adalah jam belajar anak.  Himbauan tersebut tertuang dalam Perda Bupati Kabupaten Subang.  Anak itu ibarat kertas kosong dan polos.  Otaknya masih dapat menampung segala informasi.  Disarankan agar anak jangan menonton sinetron, karena dikawatirkan akan mempengaruhi perkembangan psikologi anak.  Lebih baik anak ditumbuhkan Minat baca dan belajarnya.  Contohnya anak saya.  Sejak belajar di biMBA, ia lebih lancar membaca.  Minat membaca membaca tulisan-tulisan yang ia lihat di jalan juga semakin tinggi.”

Antuasiasme anak-anak saat mengikuti lomba mewarnai rupanya berlanjut juga di sesi lomba fashion show dan pentas baca.  Bukan hanya itu, unjuk kebolehan Braga Kusumawijaya, salah satu anak biMBA Cipeundeuy, mendapat apresiasi dari pak Camat, pak Lurah dan seluruh penonton.  Kebisaan Braga menyanyikan lagu berbahasa Sunda berjudul “Pupuh Kinanti” dan “Pupuh Sinom” memantik rasa bahagia dan bangga dari semua yang mendengarnya.

Kemampuan Braga yang luar biasa itu tidak terbentuk begitu saja.  Ditemui terpisah, bunda dari Braga menceritakan bahwa proses belajar lagu daerah tersebut diawali sejak Braga berusia 3 tahun.  Dibawah bimbingan sang bapak, Braga pun menguasai 5 lagu daerah dan bahkan memahami isi lagunya.  Braga yang baru 4 bulan di biMBA dan bercita-cita menjadi tentara ini merasa senang belajar di biMBA.   Kegemarannya membaca buku menunjukkan bahwa Minat bacanya sudah mulai tumbuh.

Kemeriahan acara semakin bertambah saat seluruh yang hadir mengikuti senam Gemu Fa Mire dan senam Pinguin.  Pengumuman peserta terbaik dari masing-masing lomba menjadi penutup acara. (Nik)

Sambutan Camat Cipeundeuy
Sambutan Camat Cipeundeuy
Penampilan Braga, Anak biMBA Cipeundeuy
Penampilan Braga, Anak biMBA Cipeundeuy
Sambutan Kadiv Humas YPAI
Sambutan Kadiv Humas YPAI
Pentas Baca biMBA Cipeundeuy
Pentas Baca biMBA Cipeundeuy
Senam Gemu Fa Mire biMBA Cipeundeuy
Senam Gemu Fa Mire biMBA Cipeundeuy
Fashion Show biMBA Cipeundeuy
Fashion Show biMBA Cipeundeuy
Rizky Membaca Buku Cerita
Rizky Membaca Buku Cerita
Peserta Terbaik Pentas Baca dan Seni biMBA Cipeundeuy
Peserta Terbaik Lomba Mewarnai Kategori biMBA  dari kiri ke kanan : Nabila Hanifatur Sabrina (piala dipegang bu Aning), Nizam Al Jani Rasha, Rizki.  Kategori SD dari kanan ke kiri : Tiara Kayla Awalia, Azahra Puspa Kirana, Firman Fajar Hidayatullah
pemenang-pentas-baca
Peserta Terbaik Pentas Baca dari kiri ke kanan : Ibrahim Amiran, Braga Kusuma Wijaya, Ilham Fahmi Abdillah
fashion-show
Peserta Terbaik Fashion Show dari kiri ke kanan : Deca Alya Destiasari, Akila Qonisa, Rommy Ibrahim