111 Views

Sebait Puisi untuk Ibu

tyas

Bagaimana sebait puisi untuk ibu?

“…apa pun yang sedang dirasakan, tapi senyum ibu selalu terkembang untukku…”,demikian sebaris
puisi yang dibaca oleh Tyasih Amalia salah satu murid biMBA-AIUEO Unit Puri Bintaro Hijau.  Tyas demikian nama panggilannya saat ini berusia 6 tahun dan duduk di level IV.  Saat puisi tersebut dibacakan perhatian para orangtua sempat tertuju padanya. Bahkan seusai pembacaan puisi, MC Kak Tian dan Kak Rima seakan terpana. Sesaat terdiam kemudian hampir bersamaan MC berteriak, meminta para hadirin bertepuk tangan.

Anak-anak pun sepertinya sempat terhanyut dalam suara Tyas, maka ketika Kak Tian meminta mereka menemui ibunya dan merangkulnya, mereka pun melakukan itu. Hal ini membuat suasana menjadi haru biru. Suhu udara di dalam ruangan memang tidak serta merta menjadi turun, namun keharuan suasana seakan begitu menyejukan hati para ibu.

Menurut kepala unit, Ibu Pipit acara pentas baca ini diselenggarakan dengan tujuan memperingati Hari Ibu di samping mempererat tali silaturahmi di antara komunitas biMBA juga melatih keberanian murid-murid tampil di muka umum.

Pentas baca yang diselenggarakan pada hari Sabtu, 20 Desember 2014 dua hari menjelang hari Ibu, tidak hanya menampilkan Tyas untuk membaca puisi, namun juga pentas baca ada tari kreasi,lomba mewarnai serta sambutan dari perwakilan kantor pusat dan hiburan badut sekaligus sulap.

Dalam sambutannya, perwakilan kantor pusat mengingatkan kepada seluruh orangtua yang hadir bahwa dalam membimbing anak, terutama pada saat mereka masih usia dini haruslah berhati-hati karena sekali tertoreh seumur hidup akan melekat dan sulit terhapus.

Kelucuan sang badut bertingkah yang tampil hampir di pengujung acara sangat menyedot perhatian bukan saja anak-anak namun juga orangtua. Gelak tawa seringkali terdengar. Ditambah kepiawaian sang badut bersulap membuat takjub yang melihatnya.

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah serta piala merupakan acara yang sangat ditunggu. Beberapa anak sepertinya tak sabar ingin segera dipanggil ke atas panggung untuk menerima hadiah dan piala. Mereka beberapa kali berupaya untuk segera naik panggung, namun para motivator dengan segenap kesabaran dan kasih sayang mencoba untuk memberi pengertian kepada mereka. Anak-anak pun sepertinya memahami nasihat para motivatornya. Mereka pun bersabar menunggu giliran.

Secara bergantian sepuluh anak dipanggil untuk naik panggung dan menerima piala peserta dan foto bersama. Menjelang tengah hari seluruh anak pun telah menerima piala. Semua peserta adalah juara begitu ungkapan yang disampaikan oleh Ibu Pipit, Kepala Unit biMBA-AIUEO Puri Bintaro Hijau.(Wy)

Murid-murid biMBA-AlUEO Uni Puri Bintaro Hijau siap mengikuti Pentas Baca
Murid-murid biMBA-AlUEO Uni Puri Bintaro Hijau siap mengikuti Pentas Baca
Tari Kreasi
Tari Kreasi
Sambutan dari perwakilan kantor pusat
Sambutan dari perwakilan kantor pusat
Pentas Baca
Pentas Baca
Para Juara
Para Juara
Pertunjukan badut
Pertunjukan badut
Berfoto Bersama
Berfoto Bersama