108 Views

Sekolah Pertama Anak Di Pangkuan Ibu

http://nineteenboy.blogspot.com/2012/07/alkisah-di-sebuah-desa-ada-seorang-ibu.html
http://nineteenboy.blogspot.com/2012/07/alkisah-di-sebuah-desa-ada-seorang-ibu.html

Ibu adalah guru terbesar saya, seorang guru dari kasih sayang, cinta, dan keberanian. Jika cinta adalah manis seperti bunga, maka ibu saya adalah bunga manis cinta. – Stevie Wonder-

Mengapa sering disebut bahawa Sekolah Pertama Anak Di Pangkuan Ibu?

Apa yang ada dibenak ketika kita mengucapkan kata “Ibu”?  Seorang wanita yang penuh kelembutan, kasih sayang, kehangatan, ketulusan, penuh pengorbanan, keceriaan, serta ragam kata yang mengandung nilai kebaikan dan kemuliaan lainnya yang tidak dapat kita jabarkan satu persatu.   Begitu luar biasa makna dari seorang ibu.  Pentingnya ibu merupakan faktor yang tak terbantahkan dalam kehidupan siapapun.   Sesungguhnya dibalik sosok ibu yang penuh kelembutan itu, ternyata ibu juga memiliki peran sentral dalam kehidupan keluarga.  Ia memiliki peran dan tanggung jawab ganda.   Mulai  dari mengandung, melahirkan, merawat, membimbing  hingga mengajari berbagai hal dalam kehidupan sehingga membuka pikiran anak.  Sosok ibu juga sebagai sahabat terbesar dalam kehidupan anak.  Ia akan membawa dampak positif pada kehidupan anak-anak dengan perawatan dan cinta kasihnya.  Ibulah yang akan menjadi guru terbaik bagi anak-anaknya.

Ibu adalah sekolah pertama bagi anak karena sebagai  lingkungan pendidikan paling dini bagi anak, yang dapat membentuk kepribadian, kecerdasan dan mentalitas anak.  Sebagian besar waktu anak akan dihabiskan bersama ibu.   Kedekatan seorang anak dengan ibunya akan membentuk masa depan dan berpengaruh dalam suksesnya kehidupan si anak.   Hal ini seperti dikatakan dalam penelitian teori lampiran obligasi dipelopori oleh psikiater Inggris John Bowlby dan psikolog Amerika Mary Ainsworth.

Ibu juga sangat berpengaruh dalam proses mencerdaskan anak.     Seorang ibu yang cerdas akan memainkan peran guru pintar. seperti yang diungkapkan oleh Suharsono dalam bukunya “Mencerdaskan anak”, bahwa siapa dan bagaimana anak yang dilahirkan adalah citra diri dari seorang ibu.   Disamping spiritual dan intelektual, pandangan dan kepedulian seorang ibu sangat menentukan proses pencerdasan anak.

Orang tua manapun pasti akan merasakan kepuasan batin, bahagia dan hidup yang sangat bermakna ketika melihat anaknya cerdas, berprestasi dan memiliki moral yang baik.    Anak sebagai tumpuan hidup masa depan, berhasil kita didik sesuai dengan yang kita harapkan.    Disinilah pentingnya sosok ibu, dapat menjadi role model yang baik bagi anaknya.   Anak akan meniru, mulai dari hal sekecil apapun yang mereka lihat dari ibunya.

Seorang ibu yang baik akan menjadi guru yang baik bagi anaknya.    Mereka akan memberikan perhatian super ekstra dengan memberikan pendidikan yang maksimal di rumahnya.   Jangan hanya tergantung dari sekolah saja, lantas kita tidak perlu lagi ambil bagian dalam mendidik anak.  Karena dengan pendidikan yang baik inilah merupakan awal penentuan keberhasilan seorang anak.    Sosok ibu memang luar biasa, mereka tidak kenal lelah untuk menemani anak belajar, mengerjakan PR,  mengantar ke berbagai tempat les, berusaha mengajari anak agar paham pelajaran di sekolah, mensupport berbagai kegiatan anak yang positif sehingga anak akan termotivasi untuk melakukan yang lebih baik, berhasil dan berprestasi.   Ketika anak-anak melihat ibu mereka sebagai guru yang baik, ini akan membantu mereka untuk meningkatkan prestasi akademik dan kehidupan pribadi lainnya.

Berbanggalah kita menjadi seorang ibu, sosok guru terbaik bagi anak-anak kita.   Guru yang tidak kenal lelah, tidak kenal waktu, rela berkorban berbagai hal untuk anak-anaknya tercinta.    Jabatan seorang Ibu sekaligus guru bagi anak adalah jabatan tanpa sertifikat, tanpa perlu lisensi mengajar dan tanpa imbalan gaji, tetapi sesungguhnya  ibu telah menjalankan suatu pekerjaan dengan gaji tertinggi yaitu cinta yang murni.(Bunda Ranis)