4 Views

Semua Anak Senang Belajar

senang belajar

Ayah bunda pada dasarnya setiap anak dilahirkan senang belajar dan mengetahui hal-hal yang baru. Namun mengapa masih ada anak yang malas? Ternyata sebagian besar anak mengalami kesulitan belajar sehingga menjadi stres dan menjadi malas belajar. Jadi yang salah bukanlah pada anak tetapi metode belajarnya dan diri kita sendiri.

Tentu saja setiap orang dewasa juga pernah melakukan kesalahan,apalagi jika anak terkadang menanyakan hal-hal diluar dugaan dan pengetahuan kita terbatas, fatalnya kita malah menganggap anak menganggu kita. Pernahkah terpikir bahwa anggapan tersebut malah mematikan rasa penasaran anak? Hal itu juga akan berdampak lebih fatal yaitu mematikan potensi anak. Misalnya kita berkata, “Ayah sedang sibuk”, “Mama sedang capek”, “Mau tahu aja”, “Jangan cerewet”, atau “Jangan tanya terus”. Akibatnya anak tidak mau bertanya lagi karena ketika bertanya ia tidak mendapat jawaban, tetapi justru dilarang untuk bertanya. Padahal awalnya anak sangat antusias belajar lewat pertanyaan tersebut.

Akan lebih baik jika kita menjawab dengan tepat, namun seringkali kita tidak bisa menjawab pertanyaan anak bisa, daripada mengatakan tidak tahu ada baiknya kita ajak mencari jawaban bersama-sama dengan mengajaknya baca buku bersama, mengajak anak ke perpustakaan atau bertanya dengan orang yang lebih tahu. Menjadi orangtua yang cerdas bukan berarti kita menguasai segala sesuatu yang ditanyakan anak, bukan?

Ternyata ketika anak banyak bertanya, yang belajar bukan hanya anak tetapi juga orangtua, pengetahuan kita menjadi bertambah. Meskipun kita tidak tahu itu bukanlah masalah karena tugas kita adalah menjadi fasilitator bagi anak untuk terus belajar. Ketika rasa penasaran anak terjawab, anak akan semakin penasaran dan bertanya hal lainnya, itu adalah tanda selalu ingin belajar dan menjadi senang belajar.

Jadi, semua anak memiliki keinginan untuk belajar asalkan diberikan metode yang tepat, undang anak belajar dengan rasa penasaran, jangan suruh anak belajar. Pada dasarnya anak usia dini dibimbing untuk belajar bukan disuruh-suruh, itulah idealnya peran dalam mendidik anak. Meski kadang lelah setalah bekerja seharian, sempatkanlah waktu untuk menemani dan membimbing anak belajar.

Apabila metode yang diberikan tepat maka anak secara alamiah akan senang belajar, anak semakin ketagihan belajar dan dampaknya belajar menjadi sesuatu yang ia butuhkan setiap hari, anak semakin penasaran artinya anak semakin banyak ingin tahu. Bukan hanya anak yang merasa senang tetapi juga orangtua bahagia.

Ayah bunda, tidak ada anak yang malas belajar. Ketahuilah bahwa sejak kecil anak sudah membuktikan dirinya mau belajar. Ketika anak kita belajar merangkak ia akan mengeksplorasi benda-benda di sekelilingnya. Mereka belajar untuk berbicara sedikit demi sedikit, sampai akhirnya banyak pertanyaan yang ditujukan kepada orangtuanya.

Rasa penasaran adalah modal besar dari belajar, keingian anak untuk belajar adalah rasa penasaran bukan karena ujian-ujian, bukan karena disuruh ataupun dipaksa. Maka dari itu ayah bunda jangan sekalipun mematikan gairah dari rasa penasaran anak karena itu merupakan pembuktian diri bahwa mereka senang belajar. (ern/nikk)