36 Views

Staf biMBA Mengikuti Pelatihan Pemadam Kebakaran

arahan pemadam kebakaran

“Ini sangat berguna untuk pengetahuan di rumah kita ataupun bagi pengawas KPK (Kelompok Pengawas Kemitraan), jika berkunjung ke unit bisa disosialisasikan agar kita aman dan sejahtera.” Ujar Pak Wiwi yang membuka acara pelatihan pemadam kebakaran. Kegiatan ini berlangsung di Graha biMBA pada hari Selasa, 5 April 2016.

Pelatihan yang berlangsung kurang lebih 1,5 jam memberikan pengetahuan yang banyak bagi peserta pelatihan . Pemateri Bapak Phing Setianto memberikan alasan mengapa kita perlu memahami bahaya kebakaran, “Tujuan kami melakukan pelatihan ini karena kebakaran seringkali terjadi di lingkungan kita, karena dari tahun ke tahun angka kebakaran semakin meningkat. Jadi dengan adanya edukasi ini kita bisa mengubah cara pandang kita terhadap kebakaran.”

Materi yang disampaikan terbagi menjadi tiga aspek, yang pertama cara mencegah kebakaran. Kebakaran bisa terjadi kapan saja, di mana saja, pada siapa saja dan tidak memandang siapa kita,maka dari itu kita harus meningkatkan kewaspadaan diri kita akan bahaya kebakaran.

Disebutkan bahwa 80% kebakaran terjadi di pemukiman penduduk karena lingkungan tidak menyediakan alat pemadam api dan perlengkapan lainnya, hanya mengandalkan petugas pemadam kebakaran, namun ketika perjalanan ke lokasi petugas kebakaran butuh waktu yang lama.

Kedua, pemateri memberikan pengetahuan bagaimana cara menyelamatkan diri, “Kebakaran berlangsung dengan cepat, dalam waktu menit sudah menjadi besar.  Ketika kebakaran kita pasti panik dan tidak tahu cara untuk menyelamatkan diri.” Ujar Bapak Phing Setianto. Beliau juga menyebutkan ketika terjebak dalam ruangan yang kebakaran, seseorang harus merayap karena oksigen yang tersisa ada di bawah, setelah itu carilah pintu keluar. Meskipun di pintu keluar ada api maka satu-satunya acara adalah dengan menerobos keluar.

Terakhir materi mengenai cara memadamkan api saat terjadi kebakaran, “Air bukanlah satu-satunya bisa mematikan api, ketika listrik yang terbakar maka tidak bisa menggunakan air. Paling aman untuk memadamkan api adalah dengan APAR atau Alat pemadam api ringan,” ujarnya.

Di akhir acara, pemateri juga mempraktikkan cara menggunakan APAR dengan baik dan benar, selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta pelatihan tampak menikmati dan antusias untuk mengetahui lebih dalam mengenai bahaya kebakaran. (Ern)

Demo Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)
Demo Penggunaan APAR (Alat Pemadam Api Ringan)