43 Views

Terima Apa Adanya Bukan Ada Apanya

Seperti apa Terima Apa Adanya Bukan Ada Apanya?

Dalam kehidupan sehari-hari, dapat kita lihat bahwa bukan kebahagiaan yang membuat kita berterima kasih, namun rasa terima kasihlah yang membuat kita bahagia.   Terima kasih adalah energi dahsyat yang mampu membuat hidup lebih hidup.

Selalu bersyukur akan membuat kita merasa BAHAGIA.

Sudahkah kita belajar, bahwa kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita sukai?

Belajarlah untuk menyukai apapun yang kita dapatkan.

Bersyukur merupakan kualitas hati.     Dengan bersyukur hati akan selalu diliputi rasa damai, tenteram, dan bahagia.    Sebaliknya perasaan tidak bersyukur akan senantiasa membebani hati kita.     Akibatnya kita selalu merasa kurang dan tidak bahagia.

Ada dua hal yang sering membuat kita tidak bersyukur, yaitu :

1. Kita seringkali memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki.   Orang kaya bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang mampu menikmati apapun yang mereka miliki.

Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tidak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tidak mempunyai kaki, tapi masih ceria karena masih bisa menggunakan tangannya.   Saat itu juga, si kakek berhenti mengeluh dan mulai mengucapkan syukur.

2. Kecenderungan membanding-bandingkan diri dengan orang lain.

Kita sering merasa orang lain lebih beruntung dibandingkan diri kita.   Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.  Pepatah mengatakan “rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri.     Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.   Bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi!

Cerita mengenai seorang ibu yang sedang terapung di laut karena kapalnya karam, namun tetap bahagia.    Ketika ditanya kenapa ia bahagia, ia menjawab “saya mempunyai dua anak laki-laki. Yang pertama sudah meninggal dan yang kedua hidup di tanah seberang. Kalau saya berhasil selamat, saya sangat bahagia karena akan berjumpa dengan anak kedua saya.  Tapi jika saya mati tenggelam, saya juga akan bahagia karena akan berjumpa dengan anak pertama saya di surga”.(Tari)

RASA SYUKUR MEMANG SANGAT LUAR BIASA DAN SANGAT MEMBAHAGIAKAN HATI.

Bimbingan Minat Belajar dan Minat Baca Anak Usia Dini Indonesia is Stephen Fry proof thanks to caching by WP Super Cache