1.092 Views

Tips agar Anak Lancar Membaca

t1
Sumber : http://sharingdisana.com/2013/02/08/mengatasi-anak-lambat-belajar/

Apa saja Tips agar Anak Lancar Membaca?

Masa kanak-kanak merupakan masa yang haus pengetahuan. Membaca adalah salah satu cara untuk mendapat pengetahuan. Maka dari itu, seluruh orang tua wajib menyediakan waktu khusus guna melatih anak agar terbiasa membaca. Orang tua harus proaktif dalam membiasakan membaca kepada anak semenjak usia dini. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berbagai metode menarik dan menyenangkan sehingga anak tidak merasa jenuh saat membaca. Menurut Aulia, dalam buku Revolusi Pembuat Anak Candu Membaca, terdapat beberapa tips yang dapat membantu agar anak menjadi lancar membaca, yaitu :

Membuat perpustakaan pribadi di rumah

Yang harus kita lakukan adalah membuat segala sesuatu yang ada di rumah agar memicu anak untuk menyukai buku. Salah satunya dengan membuat perpustakaan pribadi di rumah. Susun buku dengan rapi dan design perpustakaan tersebut semenarik mungkin agar anak tertarik, jangan letakkan mainan di perpustakaan tersebut karena biasanya anak cenderung memilih mainan daripada membaca.

Membacakan dongeng

Sumber : http://www.tasanakkonoka.com/cara-mengajar-anak-membaca/
Sumber : http://www.tasanakkonoka.com/cara-mengajar-anak-membaca/

Membacakan dongeng pada anak sangat besar manfaatnya. Apalagi kalau kita dapat memilih waktu yang tepat untuk mendongengkan pada anak-anak. Ada baiknya pula kalau kita dapat mempelajari teknik-teknik mendongeng yang baik sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai

Mengajarkan cara menulis

Aktivitas menulis dan membaca mempunyai kaitan yang sangat erat. Ajaklah anak untuk belajar menulis dari hal-hal yang mereka sukai, seperti mewarnai huruf, membuat cerita atau karangan tentang dirinya, kejadian berkesan, dan lain-lain.

Menyediakan poster bergambar

Ajaklah anak belajar menggambar poster dan dan menulis nama tokoh favoritnya. Lalu tempelkan poster tersebut di kamar tidurnya agar anak bisa melihat dan membacanya setiap hari. Otak kanan yang visual bekerja dalam bentuk gambar. Namun terkadang sulit menuangkan ide gambar tersebut dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu dengan pembiasaan membuat poster bergambar yang disukai anak dapat melatih mereka untuk mempelajari peta pikiran dan menuangkannya ke dalam bentuk gambar.

Memasang poster huruf

Sebelum bisa membaca anak harus diperkenalkan dengan huruf terlebih dahulu. Untuk itu, kita bisa memasang poster bergambar huruf-huruf dengan design yang menarik pada kamar tidur anak. Sehingga anak akan terbiasa melihat dan membaca setiap hari.

Mengajarkan lewat lagu

t3

Upaya ini dalam rangka mengajarkan anak agar selalu ingat dengan huruf-huruf yang menjadi syair lagu tersebut. Kemampuan anak untuk mendengar melalui lagu-lagu akan lebih mudah dipahami karena dilakukan sambil bermain, hati mereka senang, riang gembira.

Sering memberikan hadiah buku kepada anak

Tanamkan dalam hati anak bahwa buku merupakan sesuatu benda yang sangat berharga. Agar anak mencintai dan menghargai sebuah buku, kita bisa memberikan buku sebagai hadiah di hari istimewa anak. Misalnya sebagai kado ulang tahu, naik kelas, nilai ujian bagus dan lain sebagainya. Dan jangan lupa membungkus kado tersebut dengan hiasan-hiasan yang menarik.

Daftarkan anak menjadi anggota perpustakaan

Tanamkan kebanggaan pada diri anak bahwa menjadi anggota perpustakaan merupakan sesuatu yang menyenangkan dan membanggakan. Selain itu anak juga dapat banyak ilmu pengetahuan dengan biaya murah. Hal positif lainnya, kita jadi bisa mengetahui buku yang disukai anak.

Buatlah jadwal membaca

 t4

Supaya anak memiliki jadwal membaca, buatlah sebuah jadwal. Kita harus selalu mengajarkan kepada anak agar selalu mengingat jadwal tersebut serta mematuhinya. The Children’s Reading Foundation menganjurkan anak paling sedikit menghabiskan waktu 20 menit sehari untuk membaca.

Memberikan uang khusus buat belanja buku

Guna melatih serta menanamkan minat membaca, tentu anak harus mencintai buku terlebih dahulu. Salah satu jalan untuk itu ialah kita harus menyediakan uang saku bagi anak guna membeli buku yang sesuai minat.

Melatih anak untuk membaca sambil bersuara

Tips ini berlaku bagi anak yang sudah bisa membaca, bila sudah bisa membaca mintalah agar anak membacakan buku dengan bersuara. Cara ini bermanfaat agar ia bisa mengerti isi buku yang dibaca. Hal ini juga agar kita mengetahui sudah sejauh manakah kemampuan membaca anak. Jika ada kesalahan dalam membaca kita bisa segera membetulkannya.

Mengajak pergi ke toko buku

Luangkan waktu bagi anak untuk pergi ke toko buku. Walaupun tidak harus membeli buku, namun sangat berguna bagi anak agar terbiasa berkunjung ke toko buku.

Selektif terhadap buku

Jangan segan bertanya kepada petugas perpustakaan atau toko buku mengenai buku yang cocok untuk anak kita. Hal ini bermanfaat agar buku yang kita beli benar-benar terpakai dan bermanfaat bagi anak

 Menjadi teladan membaca

t5
Sumber : www.google.co.id

Masa kanak-kanak merupakan masa meniru atau mencontoh. Jadi sebelum mengajarkan membaca kepada anak agar gemar membaca, tanyakan kepada diri kita sendiri, sudahkan kita gemar membaca buku?

Buat anak selalu senang

Sebaiknya ajari anak membaca dengan situasi dan kondisi yang menyenangkan. Hal ini akan memudahkan anak memahami pelajaran yang diberikan karena anak tidak merasa terbebani dan melakukannya dengan hati senang.

Anda harus dalam kondisi senang

t6
Sumber : http://mycitrapersona.blogspot.com/2013/10/meningkatkan-kesiapan-orang-tua-dalam.html

Tidak hanya anak yang hatinya dalam kondisi senang. Kita pun yang mengajarkan juga harus dalam situasi dan kondisi senang. Karena anak sangat peka bila kita sedang dalam kondisi tidak happy. Kita dapat mengajarkan membaca kepada anak tanpa beban. Dengan demikian, sepenuhnya kita lakukan dengan penuh kasih sayang.

Ciptakan kondisi nyaman

Hindarkan anak-anak dari benda-benda yang dapat mengalihkan perhatiannya saat belajar. Misalnya televisi, video game, mainan, dan lain-lain.

Buat skala waktu belajar

Agar anak tidak bosan dalam belajar, batasan waktu sangat diperlukan. Misalnya waktu belajar membaca maksimal 20 menit. Sebab lebih dari itu anak akan merasa bosan.

Ajari dari dasar

Dalam memberikan materi kepada anak, mulailah dari kata tunggal. Setelah lancar baru berlanjut ke kata majemuk, kalimat sederhana dan kalimat panjang.(Bunda Ranis)

Referensi :

Olivia, Femi. Otak Kiri & Otak Kanan Anak Sama Penting. Jakarta : Kompas Gramedia. 2013

Aulia. Revolusi Pembuat Anak Candu Membaca. Jogjakarta : FlashBooks. 2012

Tinggalkan Balasan