7 Views

Tips Agar Anak Usia Dini Tidak Mudah Stres

Stres
Masalah yang dihadapi anak bisa membuat mereka stres

Tahukah ayah bunda, bahwa anak usia dini juga bisa mengalami stres, ketidak mampuan melakukan sesuatu dapat memicu terjadinya stres. Misalnya saat teman-temannya sudah bisa menggunakan sepeda dan ia belum mampu, itu bisa membuatnya stres ditambah lagi dengan ejekan dari teman-temannya. Maka itu anak usia balita bisa juga merasakan stres, bukan hanya orang dewasa.

Stres yang terjadi pada anak jika dibiarkan akan berpengaruh terhadap perkembangan mental dan kesehatannya. Namun kita bisa mengajarkan pada si kecil agar stres yang terjadi pada anak bisa diminimalisir, dengan beberapa cara di bawah ini:

1. Latih anak cara memecahkan masalah

Berikan anak pemahaman untuk selalu berpikir positif dan meyakinkan bahwa setiap masalah yang dihadapi ada jalan keluarnya. Jangan membuat anak cemas secara berlebihan misalnya dengan menakut-nakutinya karena anak akan semakin stres.

2. Biarkan anak mengungkap perasaannya

Sebaiknya kita sering bertanya kepada anak mengenai apa saja yang dilakukannya, biarkan si kecil bercerita dan mengungkapkan perasaannya. Mengapa ia sedih? Mengapa ia senang? Dengan terbiasa bercerita, itu akan membantu anak memberi solusi saat menghadapi masalah.

3. Mendukung hobi anak

Motivasi buah hati kita untuk terus aktif menjalani aktivitasnya dan melakukan hobi yang disukainya, lewat hobi anak akan terhibur dan menjadi lebih sehat.

4. Biasakan anak mandiri

Pola asuh yang dilakukan orangtua juga sangat berpengaruh pada anak saat menghadapi masalah. Biasakan anak untuk mandiri, tidak memanjakannya dan bertanggung jawab atas semua hal yang dilakukan. Buah hati kita akan lebih siap dalam menghadapi masalah dan rintangan.

5. Melatih hidup disiplin

Buatlah jadwal kegiatan atau rutinitas sehari-hari dari bangun pagi sampai menjelang tidur. Anak yang sudah terbiasa hidup teratur dan disiplin akan terbiasa menjalani aktivitasnya, sehingga tidak membuatnya mudah stres dan lelah.

6. Jangan paksakan anak

Setiap anak memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda dengan anak lainnya. Terkadang kita memaksakan anak untuk dapat menguasai sesuatu, padahal anak tidak mampu dan tidak suka melakukannya. Akhirnya membuat anak semakin stres, sebaiknya kita sesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anak. (ern)

Tinggalkan Balasan