198 Views

Uniknya Pengalaman bersama biMBA AIUEO

11329962_481267695375468_2017100819417264734_n

Berawal dari sesuatu yang tidak masuk akal karena anak usia 3 tahun bisa baca, Pak Dedi selaku Mitra Pabuaran Swadaya justru sudah memiliki 5 Unit. Perkembangan biMBA AIUEO Mitra Pabuaran Swadaya berkembang pesat, terbukti dengan adanya hampir 500 murid yang sudah mendaftar di 5 Unit yang ada. Beliau juga menceritakan tentang uniknya pengalaman bersama biMBA AIUEO. Apa saja pengalamannya? Yuk kita simak!

Keinginannya membuka biMBA terbesit sejak tahun 2010, tetapi ia kesulitan untuk mencari lokasi yang tepat dan sumber daya manusia, sehingga baru terealisasi pada tanggal 18 Mei 2012. Sampai hari ini Mitra Pabuaran Swadaya sudah memiliki 5 Kepala Unit dan 26 motivator selama lebih dari 3 tahun bergabung dengan biMBA.

biMBA sangat menarik karena membuat sumber daya manusianyanya terus belajar dari hari ke hari, bisa belajar dari anak, bertemu dengan manusia yang karakternya berbeda-beda dan bisa menjadi awet muda juga. Pak Dedi mengaku banyak yang bilang dirinya 27 tahun padahal aslinya 39 tahun, mungkin karena bergaulnya dengan anak-anak setiap hari.

Cara memanage motivator dan KU hingga sebanyak itu juga dipaparkan oleh Pak Dedi. Menurutnya biMBA AIUEO berbeda dengan lembaga lainnya, karena tidak mesti mencapai target. Untuk motivator sendiri dibuat rasa nyaman, kebutuhannya dipenuhi dan dari segi penghasilan sudah mencukupi.

Selain dengan motivator, menjalin hubungan baik dengan orangtua murid juga perlu dilakukan. Setiap awal atau akhir bulan KU bertemu dan berinteraksi dengan wali murid, disanalah KU bersosialisasi mengenai perkembangan anak. Meskipun beberapa ada yang komplain tetapi itu untuk kemajuan bersama.

Diakhir perbincangan Pak Dedi menyampaikan pesannya untuk wali murid, ia mengatakan agar wali murid jangan menjadikan ganti hari sebagai andalan karena dampaknya tidak bagus untuk anak, ketika teman-temannya sudah lanjut level 2 tetapi anak kita masih di level 1, kasihan juga anak akan tertinggal dengan teman-temannya yang lain.

Untuk calon mitra yang akan bekerja sama dengan biMBA, beliau juga berpesan agar selalu mengawasi, mengontrol dan meskipun dimodali juga, prasarananya juga harus dicukupi, kesenjangan sosial SDM atau motivator harus diperhatikan. Pengalaman yang luar biasa sekali bukan? Semoga bisa dijadikan pelajaran untuk mitra-mitra biMBA yang ada di seluruh Indonesia agar menjadi lebih baik dan unit biMBA semakin berkembang. Tetap semangat dan terus belajar! (wy/ern)

Pak Dedi di Wisuda Level 4 biMBA AIUEO
Pak Dedi di Wisuda Level 4 biMBA AIUEO